InternasionalTekno

Overkill’s The Walking Dead Gagal, Starbreeze Hadapi Kesulitan Finansial

BTN iklan

(LEI)-Seperti sebuah perjudian besar, kalimat ini “anehnya” pantas untuk mendeskripsikan setiap proses pengembangan yang dijalani oleh developer dan hendak didorong oleh publisher. Tidak ada yang bisa memprediksi selera gamer, apakah ketertarikan mereka akan berujung sebagai sesuatu yang permanen, ataukah game yang tengah dikerjakan terlepas dari kualitas finalnya, akan berhasil mencuri hati mereka. Seringkali, usaha publisher untuk meracik sebuah produk yang menarik berujung gagal, walaupun diracik oleh developer dengan sepak terjang yang bisa disebut mumpuni. Hal inilah yang terjadi dengan Starbreeze dan Overkilll’s The Walking Dead.

Gagal di pasaran dengan angka pemain yang jauh berada di bawah ekspektasi, kerugian yang diraih oleh Starbreeze akhirnya mulai memicu konsekuensi yang tidak terhindarkan: kesulitan finansial. Kondisi ini akhirnya membuatjajaran direksi untuk memecat sang CEO – Bo Andersson dan menggantinya dengan sosok Mikael Nermark, yang dianggap akan menawarkan gaya kepemimpinan yang baru.

Kegagalan Overkill’s The Walking Dead membuat sang publisher – Starbreeze kesulitan secara finansial.

Di kesempatan yang sama, Starbreeze lewat badan hukum resmi terkait, juga mendaftarkan proses “rekonstruksi”. Secara legal, dalam periode rekonstruksi ini, Starbreeze akan diberikan ruang lega untuk memikirkan langkah mereka selanjutnya untuk mengatasi kesulitan finansial yang ada. Selama periode ini, mereka tidak diwajibkan untuk membayar utang pada suppliers dan vendors yang memang jatuh tempo, hingga kekuatan finansial terbatas tersebut tetap bisa diarahkan untuk membayar gaji karyawan dan operasional sehari-hari. Belum jelas apakah mereka akan melanjutkan dukungan konten pada Overkill’s The Walking Dead atau tidak.

Starbreeze sendiri cukup dikenal sebagai developer / publisher dengan sepak terjang yang pantas diacungi jempol, termasuk melahirkan game sekelas The Chronicles of Riddick: Escape from Butcher Bay dan Brothers: A Tale of Two Sons di masa lalu.  (jagatreview)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami