EkonomiFinansialHEADLINES

Pahlawan Srimulyani dan Prestasinya Jadi Menkeu

BTN iklan

LEI, Jakarta- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali meraih penghargaan dunia. Kali ini dia meraih penghargaan Finance Minister of the Year for East Asia Pacific, alias Menteri Keuangan terbaik di Asia Timur dan Pasifik tahun 2020 oleh Majalah Global Markets.
Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diterima oleh Sri Mulyani. Dia pernah mendapatkan penghargaan serupa dan dari institusi yang sama di tahun 2018.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga dinobatkan oleh majalah Global Markets sebagai menteri keuangan terbaik tahun 2018. Anugerah Finance Minister of the Year East Asia Pacific itu diberikan atas kinerjanya mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang dibandingkan saat ia kali pertama menjabat lebih dari 10 tahun lalu.

“Gelar ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan kerja keras seluruh jajaran Kementerian Keuangan dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya, Senin (12/10/2020).

Baca juga:
Sri Mulyani Punya 72 Jam untuk Jawab Tawaran Bank Dunia
Menurut Majalah Global Markets, Sri Mulyani mendapatkan penghargaan tersebut atas prestasinya dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia. Mereka menilai komitmen pemberian stimulus fiskal dalam bentuk perlindungan sosial, insentif perpajakan, penjaminan pinjaman, dan subsidi bagi sektor usaha yang terdampak paling besar layak diapresiasi.

Selain itu, keputusan untuk memperlebar defisit melebihi batas maksimum yang di tetapkan dalam undang-undang sebesar 3% dari PDB juga menjadi poin yang penting atas dipilihnya Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan terbaik.

“Penghargaan tersebut hendaknya menjadi pemicu perbaikan bagi pengelolaan fiskal. Sebab, tantangan Indonesia masih berat dan panjang ke depan. Raihan ini telah menandakan kita sudah on the right track,” kata Sri Mulyani.

Tidak luput dari itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hanya diberi waktu 72 jam untuk memberikan kepastian atas tawaran Bank Dunia menjadi Managing Director.

“Dari yang saya tahu, World Bank memberikan batas waktu 72 jam kepada Indonesia untuk memberikan jawaban, terhitung sejak tanggal 4 (Selasa, 4 April waktu AS),” ungkap Inspektur Jenderal Kementrian Keuangan, Hekinus Manao pada wartawan, siang ini (5/5/2010).

Hekinus menyatakan sejauh ini Sri Mulyani menanggapi secara positif atas tawaran tersebut dan dianggapnya sebagai hal yang lebih baik.

“Saya tidak tahu persis kalau ada proses semacam negosiasi. Namun tadi pagi saya bertemu dengan beliau (Menkeu), semuanya dikatakan for better good (untuk yang lebih baik),” ujarnya.

Mengenai pengganti posisi Sri Mulyani, Hekinus mengatakan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan dari Presiden SBY. Hekinus tidak mau berandai-andai dan menebak-nebak siapa yang pantas menggantikan posisi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang pernah terpilih menjadi Menteri Keuangan terbaik se Asia Tenggara tersebut.

“Itu kewenangan RI 1,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Sri Mulyani telah ditunjuk menjadi penasihat Bank Dunia untuk 3 wilayah yakni Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara, Asia Timur dan Pasifik. Sri Mulyani juga akan mengurusi masalah Information System Group.

Bank Dunia melakukan proses pemilihan secara internasional sebelum akhirnya menunjuk Sri Mulyani untuk menjabat posisi sebagai Managing Director itu.

Bank Dunia dalam siaran persnya memuji Sri Mulyani sebagai orang yang berperan penting menggawangi perekonomian Indonesia hingga sukses melewati krisis finansial, termasuk mengimplementasikan reformasi-reformasi kunci. Sri Mulyani juga berhasil mendapatkan respek dari berbagai belahan dunia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami