LiputanPKPUPolitik

Pakar: Media Massa Diharapkan Membantu Pilkada Damai

BTN iklan

Karanganyar, 15/2 (Antara) – Media massa diharapkan dapat membantu agar pemilihan kepala daerah dapat berlangsung damai, lancar, dan aman, kata Guru Besar Bidang Komunikasi Politik Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Prof. Pawito.

“Itu karena media massa memiliki peran untuk menyebarkan informasi atau berita mengenai berbagai peristiwa,” katanya di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis.

Pawito mengatakan hal itu dalam Diskusi Kelompok Terpumpun Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah dengan tema “Meningkatkan Peran Media Massa Dalam Mendukung Tugas Polri Guna Terwujudnya Pilkada Serentak 2018 yang Aman dan Damai”.

Menurut dia, media massa juga berperan menyebarluaskan data, analisis, penilaian, dan pendapat-pendapat.

Selain itu, media massa menawarkan alternatif untuk menjadi rujukan bagi pendapat dan sikap-sikap warga.

“Namun lebih jauh lagi, media massa juga memiliki potensi untuk memengaruhi proses pemilihan termasuk juga pemilu, salah satunya melalui cara meliput atau tidak meliput,” katanya.

Pawito mengatakan media massa memiliki signifikasi dengan demokrasi.

“Artinya, media massa sebagai pranata sosial dapat berperan secara signifikan dalam pengembangan demokrasi,” katanya.

Dalam konteks Indonesia pada masa transisi tahun 1997–1999, kata dia, media massa memainkan peran penting dalam pengembangan demokrasi, yakni dengan menumbuhkan atau meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai politik.

Ia mengatakan apabila media massa secara konsisten berpegang pada prinsip profesional dalam pemberitaan dan Kode Etik Wartawan serta mengingat kepentingan nasional yang lebih besar, bisa diharapkan segala sesuatunya akan baik-baik saja.

Pembicara lainnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo menyoroti masalah kemampuan media massa dalam membangun opini publik.

Selain itu, masalah ketidaknetralan media massa karena adanya kedekatan dengan calon ataupun partai politik.

Terkait dengan hal itu, dia mengharapkan media massa menjaga netralitas dan berimbang dalam membuat berita demi terwujudnya pilkada yang damai, lancar, dan aman.

Sementara saat membuka diskusi, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Agus Triatmaja mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai implementasi mewujudkan pilkada aman dan damai.

“Media massa punya tugas meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Media massa memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan pilkada damai,” katanya.

Diskusi kelompok terpumpun tersebut diikuti personel Subbagian Humas dari seluruh kepolisian resor di wilayah Polda Jateng, perwakilan wartawan unit polres dari wilayah yang menggelar pilkada serentak, dan sejumlah akademisi.

Seperti diketahui, sebanyak tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah akan menggelar pilkada pada tanggal 27 Juni 2018 berbarengan dengan Pilkada Jateng.

Tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak itu terdiri atas Kabupaten Banyumas, Karanganyar, Temanggung, Kudus, Magelang, Tegal, dan Kota Tegal. Budi Suyanto

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close