BTN ads
EntertainmentLifestyle

Pandji Promo Tur Stand Up Comedy dengan ‘Sindir’ Pose OK OCE

Jakarta, (LEI) – Komika Pandji Pragiwaksono memiliki cara tersendiri untuk promo tur stand up comedy. Ia akan menggelar tur stand up comedy dunia yang ketiga, bertajuk ‘Pragiwaksono.’

Saat hendak mengumumkan turnya, Pandji membuat penasaran dengan isyarat dirinya akan masuk partai politik. Kini, ia ingin membuat hand sign atau bahasa tubuh yang mudah diingat.

“Saya butuh hand sign yang seperti OK OCE, saya kepikiran ini [menguncupkan jari di tangan]. Saya sadar pose ini tampak bodoh,” kata Pandji di Jakarta Selatan, Jumat (16/3).

Pandji berpose sama untuk poster promosi yang ia unggah ke akun Twitter-nya beberapa waktu lalu. Pada foto itu terlihat Pandji mengenakan batik dengan pose menguncupkan jari tangan.

Pada poster promosi itu tertera tulisan #SalamPersatuan. Pandji juga menjelaskan maksud di balik posenya. Gaya tangan itu menurutnya merupakan salam yang menyatukan lima faktor perbedaan, yaitu suku, agama, ras, antar golongan, dan pilihan politik.

“Di foto itu ada clue sebenernya. Kalau kalian sadar, huruf depan lima tadi kalau disatukan jadi SARAP. Itu promo tur,” kata Pandji sambil tertawa.

OK OCE merupakan singkatan dari One Kecamatan One Center of Enterpreneurship yang menjadi program pasangan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

OK OCE punya bahasa tubuh khas berupa tangan dengan jari telunjuk menyentuh jempol dan menyisakan tiga jari lain. Pose itu identik dengan Sandi yang sering mempraktikkannya.

Saat kampanye Pilkada DKI 2018, Pandji merupakan salah satu juru bicara pasangan Anies-Sandi. Namun kini ia berbicara negatif soal pose khas OK OCE itu.

Semua itu dilakukan demi promo tur dunia stand up ketiga bagi Pandji, bukan berarti Pandji kemudian jadi kontra terhadap Anies-Sandi.

Tur akan dibuka dengan tampil di Manila, Filipina, pada 28 Juli mendatang. Kemudian pada Oktober dan November Pandji akan menyambangi China, Jerman dan Belanda.

Pertengahan November ia akan stand up di Surabaya dan awal Desember di Yogyakarta. Pada Januari 2019 Pandji akan menutup tur dengan penampilan di Jakarta.

Berbeda dengan tur sebelumnya yang bertajuk ‘Mesakke Bangsaku,’ pada tur kali ini ia tidak tampil di Amerika dan Inggris. Selain biaya yang mahal, Pandji itu melelahkan.

“Saya juga mau fokus untuk penampilan di Plenary Hall Jakarta Convention Center. Kota nasional juga dikurangi, saya hanya ambil yang tahun lalu sukses, Surabaya dan Jogja.”

Pandji akan membawakan materi komedi yang lebih personal tentang dirinya di tur itu. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close