Hukum

Panitera PN Semarang Meninggal karena Covid-19, Sidang Ditunda Selama Sepekan

BTN iklan

SEMARANG, (LEI) – Seluruh hakim, panitera dan pegawai Pengadilan Negeri (PN) Semarang menjalani tes swab menyusul adanya seorang panitera muda hukum yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Tes swab terhadap 200-an orang hakim, panitera dan pegawai itu dilakukan di PN setempat, Senin (20/7/2020). Satu per satu hakim, panitera dan pegawai mengikuti tes tersebut.

Juru Bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto mengatakan, pihaknya untuk sementara waktu akan menunda proses persidangan. Hal tersebut lantaran adanya seorang pegawai terkonfirmasi positif corona meninggal dunia.

“Sidang perdata offline atau tatap muka kita tunda semua sekitar semingguan. Yang pidana tahanan kita tunda dulu. Proses persidangan online akan dilakukan hanya untuk tindak pidana yang masa tahanannya tidak bisa diperpanjang. Kasus narkoba juga ditunda dulu. Tapi jumlah keseluruhan kasusnya kita sedang menginventarisir,” kata Juru Bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kata dia, ratusan pegawai dan puluhan hakim di lingkungan PN Semarang menjalani tes swab.

“Hari ini ada sekitar 200 pegawai termasuk honor yang ikut tes rapid dan swab. Ada juga 40 hakim, juru sita dan panitera yang ikut dites,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, penutupan sementara kantor Pengadilan Negeri Semarang yang sedianya bakal dilakukan mulai Senin (20/7/2020), dibatalkan. Rencana penutupan kantor usai salah seorang pegawai meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Sesuai keputusan baru, aktivitas pelayanan di kantor PN Semarang akan tetap beroperasi seiring dilakukannya tes Covid-19 kepada seluruh pegawai.

“Instruksi KPN (Kepala PN) terbaru kepada seluruh keluarga besar PN Semarang, bahwa hari Senin kantor masih buka dan beroperasi termasuk PTSP,” kata Juru Bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto, saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2020).

Eko mengatakan, pegawai akan tetap menjalankan tugas di kantor PN Semarang dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai dengan ketentuan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA).

“Tetap menjalankan tugas dengan tetap mendasarkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan dalam SEMA No 6 Tahun 2020,” ujar dia. Tes Covid-19 baik rapid rest ataupun test swab akan dilakukan kepada ratusan pegawai di kantor PN Semarang. “Langkah selanjutnya menunggu hasil rapid dan swab,” ujar dia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami