Internasional

Para Pakar Hukum bicara Nilai-nilai Asia di Manila

BTN iklan

Manila-LEI, Para pakar hukum dari negara-negara Asia berkumpul di sebuah hotel kawasan Manila Araneta Center untuk bertukar gagasan dalam konferensi bertajuk A Uniting Force? ‘Asian Values’ and the Law. Koferensi ke-14 ini oleh University of Philippines College of Law.
“ Saya mendorong akademisi dan profesional untuk berkontribusi dalam diskusi dengan melihat undang-undang – di mana kehadiran sistem etika semacam itu dapat dikonfirmasikan. Sebagai latihan dalam hukum komparatif, Konferensi akan melihat pengaturan dan sistem hukum dan kelembagaan negara-negara Asia untuk melihat apakah terdapat pola kesamaan”. Ungkap Danilo L. Concepcion, dekab the University of the Philippines College of Law “lebih penting lagi jika terdapat persamaan, kita akan menanyakan apakah institusi semacam itu memang merupakan manifestasi dari kecenderungan budaya yang berbeda, terlepas dari motif pribadi para pemimpin yang mungkin telah memupuknya. Kami berharap jawabannya bisa menghasilkan kontribusi yang berharga bagi kebijakan publik dan teori hukum” tambahnya dalam pembukaan.

Sebagian peserta ketika mengunjungi University of the Phillipine, Dilliman

Sementara itu Prof. Dr. Topo Santoso, Ketua Panitia Konferensi ASLI ini mengatakan bahwa konferensi ini merupakan pertemuan tahunan para akademisi dan praktisi hukum dari seantero Asia yang memungkinkan terjadinya dialog intelektual, bebagi gagasan, juga dapat menggalang jaringan profesional maupun personal.
Konferensi diadakan untuk pertama kalinya di Filipina oleh University of Philippines College of Law. Tujuannya adalah mendorong akademisi dan profesional untuk berkontribusi dalam diskusi dengan melihat undang-undang – di mana kehadiran sistem etika atau yang terkait. Sebagai latihan dalam hukum komparatif bagi praktisi muda, konferensi akan melihat pengaturan dan sistem hukum dan kelembagaan negara-negara kunci Asia untuk melihat apakah pola kesamaan ada. Lebih penting lagi, jika kesamaan memang ada, kita akan menanyakan apakah institusi semacam itu memang merupakan manifestasi dari kecenderungan budaya yang berbeda, terlepas dari motif pribadi para pemimpin yang mungkin telah memupuknya.
Konferensi Instotut Hukum Asian ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara antara lain Australia, Bangladesh, Kamboja, Kanada, Tiongkok,Perancis, Hongkong, India, Jepang, Mongolia. Sementara delegasi dari Indonesia berjumlah sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Dalam upacara penutupan, panitia mengumumkan bahwa Konferensi ASLI 2018 akan diselenggarakan bulan Mei 2018 di Seoul (Rosa Widyawan)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + 15 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami