Internasional

PBB Minta Masalah HAM Dibahas Dalam Pembicaraan AS-Korut

BTN iklan

JENEWA(LEI) – Pelapor khusus PBB untuk HAM di Republik Korea Utara (Korut), Tomas Ojea Quintana menyatakan setiap kemajuan dalam dialog nuklir dan keamanan dengan Korut harus disertai dengan diskusi mengenai pelanggaran HAM di negara itu.

“Kita menyaksikan apa yang tampaknya merupakan potensi kemajuan pesat di bidang politik dan keamanan, dengan saluran komunikasi terus berkembang antara dua Korea dan Amerika Serikat (AS), dan rencana puncak historis untuk masa depan,” ucap Tomas saat berbicara di Dewan HAM PBB di Jenewa, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/3).

“Izinkan saya mendesak Korut untuk mengkonsolidasikan pendekatan ini dengan pembukaan paralel untuk tinjauan HAM. Pesan utama saya hari ini adalah bahwa setiap kemajuan dalam dialog keamanan harus disertai dengan perluasan paralel pada dialog HAM,” sambungnya.

Delegasi Korut, yang tidak mengakui mandat Tomas, tidak menghadiri debat di Jenewa. Pyongyang sejatinya telah membantah tudingan melakukan pelanggaranHAM terhadap rakyatnya.

Sementara itu, Theodore Allegra, Kuasa Usaha AS di PBB di Jenewa, mengecam pembunuhan di luar hukum, penghilangan paksa, penyiksaan, penangkapan sewenang-wenang, kekerasan seksual dan kerja paksa di Korut.

“Banyak dari pelanggaran ini dilakukan di kamp-kamp penjara politik dimana sekitar 80 ribu sampai 120 ribu orang ditahan, termasuk anak-anak dan anggota keluarga tertuduh,” kata Allegra. (sindonews)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close