Ekonomi

PBK Sulut Temukan Banyak Kesalahan Dalam Laporan LKPD

BTN iklan

Manado, // Le – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara Tangga M Purba mengatakan, pemeriksaan pendahuluan atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2016 ditemukan sejumlah permasalahan.

“LKPD merupakan salah satu perwujudan pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD,” kata Purba di Manado, Selasa.

Hasil pemeriksaan pendahuluan, kata dia, ditemukan perubahan organisasi perangkat daerah di mana SMA/SMK yang telah menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) provinsi.

Akibatnya, banyak kepala sekolah yang belum menyampaikan laporan, daftar aset yang akan diserahkan ke provinsi dan masih tercatat di kabupaten dan kota.

Selanjutnya, sulitnya melakukan koordinasi dengan pihak SMA/SMK karena mengasumsikan bukan lagi pegawai kabupaten dan kota melainkan pegawai provinsi.

“Selain itu, dokumen pertanggungjawaban kegiatan SKPD hilang atau menyatu dengan dokumen lainnya, bahkan ada yang dibawa ke rumah,” ujarnya.

BPK juga menemukan masih adanya pegawai pemerintah daerah yang tidak disiplin atas jam kerja sehingga kesulitan memperoleh dokumen dan klarifikasi.

“Pihak pendamping tim pemeriksa tidak di lapangan tidak sepenuhnya mendukung pelaksanaan pemeriksaan. Kami berharap pada saat pemeriksaan khususnya pemeriksaan fisik pihak-pihak terkait bisa dihadirkan,” ajaknya.

Purba menjelaskan, LKPD terdiri atas laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, laporan perubahan saldo anggaran lebih dan catatan atas laporan keuangan yang dilampirkan dengan laporan keuangan perusahaan daerah.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami