Olahraga

Pelatih Lechia Gdansk Kirim Egy Maulana Vikri Ke Tim Cadangan

BTN iklan

(LEI) – Pecinta sepak bola Indonesia terus menantikan, kapan Egy Maulana Vikri melakoni debut di pertandingan resmi bersama Lechia Gdansk?

Hingga saat ini, pertanyaan tersebut belum terjawab. Sudah dua pertandingan dilakoni Lechia di Ekstraklasa atau level teratas Liga Polandia. Namun, tak satu pun kesempatan diberikan pelatih Piotr Stokowiec kepada penyerang asal Asam Kumbang tersebut.

Untuk laga pertama melawan Jagiellonia Bialystok bisa dimaklumi. Pertandingan ini berlangsung pada Jumat (21/7/2018) dini hari WIB. Saat itu, Egy sedang tidak berada di Polandia.

Ya, Egy memang sempat memenuhi panggilan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 untuk fase gugur Piala AFF U-19 2018. Dia tampil untuk dua pertandingan semifinal dan perebutan tempat ketiga, kemudian baru kembali ke Polandia dua hari setelah laga kontra Jagiellonia.

Kurang dari seminggu seusai kepulangan Egy, Lechia kembali melakoni laga melawan Slask Wroclaw di pentas yang sama, Jumat (27/7) malam WIB. Dalam partai yang berakhir hasil imbang 1-1 ini, Lechia bermain dengan formasi 4-5-1 tanpa ada nama Egy baik di susunan starter maupun bangku cadangan.

Stokowiec memiliki argumen di balik keputusannya tak menyertakan Egy. Menurut dia, Egy belum berada dalam kondisi fit setelah pulang dari Indonesia.

“Di Ekstraklasa, Egy Maulana Vikri tidak akan bermain. Suporter harus bersabar untuk menyaksikan laga pertamanya. Saat terbang ke Indonesia untuk menjalani dua pertandingan, dia tidak melakukan latihan bersama tim,” tutur Stokowiec kepada Dziennika Baltycki

Mungkin penantian pecinta sepak bola Tanah Air untuk menyaksikan debut Egy harus semakin panjang. Sebab, alih-alih tampil dengan tim utama, Egy malah dikirimkan ke tim cadangan.

Alasan Stokowiec bukan menyoal performa. Dia menuntut agar Egy bisa beradaptasi sepenuhnya dengan kehidupan di Polandia karena memang inilah pengalaman pertamanya berkarier secara profesional di luar negeri.

“Egy adalah pemain muda yang harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Ingatlah bahwa dia belum bermain di tim senior. Jadi, kami memasukkannya ke tim kedua. Saya tidak bisa menentukan sampai kapan dia di sana. Yang pasti, Egy harus berkembang, menyesuaikan diri dengan budaya, iklim, dan makanan,” ucap Stokowiec.

“Dia sesekali pulang ke Indonesia, bertemu dengan kerabatnya, kemudian kembali dengan senyuman. Ini normal karena Egy merupakan pemain muda. Semua bergantung kepada dirinya, tetapi kami akan membantu untuk mengembangkan potensinya,” katanya menambahkan.

[Kumparan]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami