Liputan

Pemkab Bekasi Berencana Buat PERDA Minuman Keras

BTN iklan

Cikarang, Bekasi, 2/1 (Antara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat berencana membuat peraturan daerah (Perda) terkait pelarangan peredaran dan pembuatan minuman keras pada daerahnya tahun 2018.

“Ini adalah salah satu cara guna menekan angka kejahatan yang sering kali disebabkan oleh adanya minuman keras,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja di Kabupaten Bekasi, Selasa.

Menurut dia dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat maka akan membuat Perda mengenai pelarangan minuman keras.

Itu masih dalam tahapan perencanaan dan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), tokoh agama, masyarakat, dan pengusaha.

Dalam pembuatan tersebut tentunya harus ada semua unsur, agar lebih tepat guna, tambahnya, namun secara pelaksanaannya tentunya akan ada pertentangan dari golongan pengusaha maupun distributor.

“Itu tentunya akan mengakibatkan adanya kerugian besar bagi pengusaha bila harus menutup usahanya. Dan pertentangan itu diantaranya penolakan bila harus ada penutupan, karenanya akan berimbas kepada pemutusan kontrak kerja bagi karyawan setempat,” katanya.

Tetapi, ujar Bupati, hal itu bukan menjadikan salah satu permasalahan utama. Dikarenakan akan ada solusi yang lebih tepat agar semua pihak dapat terstruktur dan terarah atau sesuai rancangan.

Ia menambahkan dalam upaya tersebut tentunya juga akan melibatkan aparatur negara seperti kepolisian, TNI, dan kejaksaan negeri daerah setempat.

Pasalnya dalam penetapan penutupan produksi minuman keras harus ada skema regulasi bila dilihat dari kaca mata hukum.

Dan tentunya harus mengacu pada ketetapan perundang-undangan Pemerintah Pusat dalam mengatur tentang keberadaan minuman keras yang dijual bebas.

Sementara itu, Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belasi menyatakan dukungannya bila Pemkab Bekasi akan membuat peraturan daerah terkait pelarangan penjualan berupa minuman keras.

Pasalnya banyaknya kejahatan yang menyalahgunakan minuman keras sebagai salaj sati penyebabnya. Dan tentinya dengan adanya barang itu membuat mental generasi muda menjadi kurang bermartabat.

Selain itu juga sering kali digunakan sebagai salah satu bahan campuran untuk minuman peningkat ketahanan tubuh (Doping).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami