BTN ads
EkonomiFinansialLiputan

Pemkot Serang Segera Relokasi PKL Banten Lama

SERANG, 10/3 (LEI) – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UMKM Pemerintah Kota Serang segera merelokasi pedagang kaki lima di sekitar Banten Lama di sekitar masjid agung ke lokasi baru di kawasan tersebut.

“Jumlah PKL yang ada saat ini di Banten Lama sekitar 700 orang, sementara kios baru yang sudah kami bangun baru sekitar 500 kios. Kita akan segera relokasi ke tempat yang baru,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UMKM Pemkot Serang, Ahmad Benbela, di Serang, Sabtu.

Ia mengatakan PKL yang ada saat ini menempati sekitar Masjid Agung Banten Lama. Oleh karena kawasan itu akan direvitalisasi dan harus steril dari PKL, dibuatkan lokasi baru yang tidak jauh dari tempat itu.

“Nanti di lokasi baru ini akan dibangun sekitar 1.000 kios. Sebanyak 500 kios dari Kota Serang dan 500 kios akan dibangun oleh provinsi,” kata dia.

Keberadaan PKL di lokasi yang baru, kata dia, tidak akan mengganggu penataan kawasan, karena tempat itu khusus PKL dan tidak jauh dari area parkir kendaraan pengunjung Banten Lama.

“Nanti semua yang datang ke Banten Lama setelah turun dari kendaraan, pasti melewati kios-kios tersebut sehingga tidak ada alasan mereka tidak menempati lokasi itu atau pindah ke tempat sebelumnya,” kata Benbela.

Ia berharap, Pemprov Banten bisa segera merealisasikan pembangunan 500 kios tersebut pada 2018 sehingga tahun depan semua PKL di Banten Lama yang saat ini jumlahnya sekitar 700 orang sudah menempati lokasi baru.

Dia mengatakan dengan penataan Banten Lama yang akan seperti pengelolaan di Borobudur, akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat serta bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah.

“Kalau saja nantinya para pedagang ini diminta kontribusi Rp1.000 per hari, berarti pemasukan buat daerah rata-rata Rp700.000 setiap hari. Belum buat masyarakat sekitar dan dari sektor lainnya,” kata Benbela.

Ia mengatakan kunjungan wisatawan ke lokasi wisata ziarah tersebut setiap hari tidak pernah sepi, apalagi jika hari libur terjadi kunjungan wisatawan membludak.

“Sebelum ada penataan ‘aja’ kita lihat cukup ramai, apalagi kalau tempatnya sudah nyaman dan bersih, orang akan semakin tertarik,” katanya. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Related Articles

Komentar Anda...

Close