BTN iklan
HEADLINESHukumLiputanNasional

Pemkot Surabaya Bentuk Trauma Center Pasca Teror Bom

SURABAYA, 16/5 (LEI) – Pemerintah Kota Surabaya membentuk trauma center untuk mendampingi anak-anak korban peledakan bom pada sejumlah gereja di Kota Surabaya beberapa hari lalu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, mengatakan trauma center ini dibentuk meski sejak awal kejadian, tim psikolog Pemkot Surabaya sudah mendampingi pihak keluarga yang menjadi korban bom.

“Trauma center ini anggotanya gabungan, tidak bisa pemkot saja, meskipun kami memiliki banyak psikolog,” katanya pula.

Menurut dia, anggota dari trauma center ada dari pihak kepolisian supaya bisa mengikuti perkembangan. “Kami juga dampingi anak-anak di sekolah korban dan di kelas korban,” ujarnya lagi.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya saat ini terus mengawal dan memfasilitasi pengantaran jenazah korban, karena sudah ada yang dibawa ke Solo dan ada pula yang akan diantarkan ke Pasuruan.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga membantu pemakaman korban supaya lebih lancar. “Bahkan, kami juga berencana menanggung semua biaya pendidikan salah satu anak korban, sekarang masih kami hitung semuanya,” katanya.

Risma juga meminta warga Kota Surabaya untuk tidak takut dan tidak khawatir terhadap ancaman ini.

Ia juga mengingatkan bahwa semuanya sudah ada yang mengatur, dan warga Surabaya akan dilindungi oleh Allah SWT. “Saya juga tidak hanya berdoa, tapi saya berbuat apa pun yang saya bisa,” kata dia pula. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close