HEADLINESKesehatan

Penanganan Covid di tangan Luhut, 2 minggu berakhir.

BTN iklan

LEI, Jakarta– Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk menekan pertumbuhan kasus baru Covid-19 di sembilan provinsi yang memiliki tingkat penularan tertinggi. Namun, Luhut tak bekerja sendiri. Dalam instruksinya, Presiden juga turut memerintahkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Doni Monardo untuk menangani persoalan itu. “Presiden RI Bapak Joko Widodo telah menugaskan kepada Menko Marves Bapak Luhut Pandjaitan dan Kepala BNPB Bapak Doni Monardo untuk dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk dapat menangani kasus Covid-19 di provinsi-provinsi ini,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan pers pada 15 September lalu.

Kesembilan provinsi itu yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali. Presiden pun hanya memberikan tenggat waktu dua minggu bagi Luhut untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Itu berarti, batas waktu yang dimiliki Luhut untuk menurunkan laju pertumbuhan kasus Covid-19 di kesembilan provinsi itu telah selesai pada Senin (28/9/2020) kemarin.  Dalam sebuah wawancara pada acara Mata Najwa, Luhut membeberkan alasan Presiden menunjuknya untuk menyelesaikan persoalan Covid-19 di kesembilan provinsi itu.  Menurut dia, pemberian tugas kepada dirinya oleh Presiden adalah sebuah hal yang biasa dan wajar. Terlebih lagi, ia mengeklaim bahwa berbagai tugas yang diberikan oleh Presiden Jokowi bisa ia kerjakan dengan baik. “Saya pikir selama ini apa yang diperintahkan Presiden tak ada yang tak bisa saya selesaikan,” ujar Luhut pada 23 September lalu.

 

Namun, seperti diketahui, pertumbuhan kasus baru Covid-19 secara nasional kerap melebihi angka 4.000 kasus per hari.  Hingga 28 September, total kasus positif tercatat 278.722 kasus sejak diumumkan pertama kali pada 2 Maret lalu. Dari jumlah tersebut, 206.870 kasus telah dinyatakan sembuh dan 10.473 pasien meninggal dunia. Dengan demikian, terdapat 61.379 kasus Covid-19 yang statusnya masih aktif hingga saat ini.
Bagaimana kondisi pertumbuhan kasus positif di kesembilan provinsi  ditangani Luhut ?

 

Berdasarkan data yang dipublikasikan Satgas Penanganan Covid-19, secara umum masih terjadi pertumbuhan kasus positif di sembilan provinsi tersebut. Dalam dua pekan terakhir, DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi sebanyak 16.262 orang. Meski demikian, pasien sembuh di provinsi ini juga tercatat yang tertinggi dibandingkan delapan provinsi lainnya, yaitu 15.409 orang.
Sementara itu, 338 kasus kematian akibat Covid-19 tercatatkan di Jawa Timur. Ini merupakan kasus kematian tertinggi dalam dua pekan terakhir bila dibandingkan dengan delapan provinsi lain.  Masih berdasarkan data yang sama, diketahui ada empat provinsi yang memiliki kasus kesembuhan pasien Covid-19 yang lebih tinggi dibandingkan dengan bertambahnya kasus baru. Empat provinsi itu yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Bali. Adapun provinsi dengan kasus aktif tertinggi berada di DKI Jakarta.  Berikut paparan selengkapnya:

 

1. DKI Jakarta Provinsi sekaligus ibu kota negara ini mencatat penambahan kasus baru sebanyak 16.262 orang, sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 15.409 orang.  Bila dilihat dari grafis yang disampaikan, terjadi fluktuasi pertumbuhan, baik untuk kasus baru maupun pasien sembuh. Meskipun demikian, grafis yang ditampilkan relatif landai. Adapun jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia tercatat sebanyak 277 orang.

Hingga kemarin, tercatat akumulasi kasus positif Covid-19 di provinsi yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan ini sebanyak 71.339 orang. Dari jumlah tersebut, 57.657 pasien telah dinyatakan sembuh dan 1.695 orang meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini tercatat masih ada 11.987 kasus aktif Covid-19.

  1. Jawa Barat

Berdasarkan grafik yang ditampilkan, terjadi tren pertumbuhan kasus positif. Sekalipun sempat terjadi penurunan kasus pada empat hari yang lalu.  Demikian halnya untuk grafik tingkat kesembuhan yang memiliki kecenderungan fluktuasi yang cukup tajam.  Jika dilihat akumulasinya, terdapat 6.909 kasus baru yang dicatatkan dalam dua pekan terakhir. Adapun pasien sembuh tercatat sebanyak 5.323 orang.

Dalam periode yang sama, terdapat penambahan 92 pasien Covid-19 yang tutup usia. Hingga kini, terdapat 21.443 kasus Covid-19 di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 13.181 pasien telah dinyatakan sembuh dan 390 orang lainnya meninggal dunia. Itu berarti masih terdapat 7.872 kasus aktif di provinsi yang dipimpin Ridwan Kamil ini.

  1. Jawa Tengah

Fluktuasi pertumbuhan kasus baru juga terlihat di provinsi ini, meskipun jika dilihat secara keseluruhan relatif lebih datar. Setidaknya, terdapat penambahan 4.015 kasus baru dalam dua minggu terakhir. Namun, kabar baiknya, penambahan kasus baru ini tidak lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pasien yang telah sembuh. Dalam data yang sama, terdapat 4.251 pasien sembuh dalam kurun waktu tersebut. Meski begitu, 244 pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia di provinsi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo ini. Secara akumulasi, terdapat 21.930 warga yang dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 15.574 pasien telah dinyatakan sembuh dan 1.397 pasien meninggal dunia. Berarti, masih terdapat 4.959 kasus aktif di provinsi ini.
4. Jawa Timur

Secara umum, terjadi tren penurunan kasus positif di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini. Namun demikian, pasien yang dinyatakan sembuh cenderung fluktuatif. Jumlah kasus positif baru tercatat bertambah 4.743 orang. Penambahan pasien positif baru ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh yang mencapai 5.796 orang. Adapun pasien yang meninggal dunia dilaporkan bertambah 338 orang.

 

Secara keseluruhan, total kasus positif Covid-19 di provinsi ini mencapai 43.174 orang, di mana 36.323 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif kini telah sembuh dan 3.138 orang meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini terdapat 3.713 pasien yang masih dinyatakan positif Covid-19.

5. Sumatera Utara Meski sempat terjadi lonjakan kasus baru pada 15 September lalu, tetapi setelah itu pertumbuhan kasus baru relatif stabil. Demikian halnya untuk pasien yang dinyatakan sembuh, walaupun dalam sepekan terakhir terlihat trennya mengalami peningkatan.  Akumulasi pasien positif baru yang dilaporkan sebanyak 1.564 orang dalam dua pekan terakhir, sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh jumlahnya mencapai 1.473 orang. Dari laporan, penambahan pasien sembuh tertinggi tercatat kemarin, yaitu sebanyak 193 orang.

Adapun pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 62 orang. Untuk diketahui, akumulasi pasien positif di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi ini mencapai 10.123 orang. Dari jumlah tersbeut, 6.636 orang telah dinyatakan sembuh, sedangkan 423 orang meninggal dunia. Adapun jumlah kasus aktif sebanyak 3.064 orang.

 

  1. Kalimantan Selatan

Pada saat penambahan kasus baru menunjukkan fluktuasi yang relatif datar, tidak demikian dengan pasien yang dinyatakan sembuh. Tercatat, sempat terjadi lonjakan pasien sembuh pada 18-19 September, di mana penambahan pasien sembuh mencapai 447 orang dalam dua hari tersebut. Namun, setelah itu terjadi penurunan dan cenderung datar. Total, pasien yang dinyatakan sembuh dalam kurun dua pekan sebanyak 1.208. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru di provinsi itu yang mencapai 833 kasus. Adapun pasien meninggal dunia dilaporkan bertambah 28 orang.
Dilihat dari akumulasinya, terdapat 10.237 orang yang dinyatakan positif Covid-9 di Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, 8.682 orang telah dinyatakan sembuh dan 417 orang meninggal dunia. Dengan demikian, terdapat 1.138 orang yang kini masih menjalani perawatan sebagai pasien positif Covid-19 di provinsi yang dipimpin oleh Sahbirin Noor ini.

  1. Sulawesi Selatan Kendati penambahan kasus baru sempat mengalami penurunan pada 21 September, secara umum pertumbuhan kasus positif Covid-19 di provinsi ini cenderung stabil. Meski demikian, tren pasien yang dinyatakan sembuh menunjukkan kinerja yang cukup positif. Secara keseluruhan, terdapat penambahan 1.781 pasien positif Covid-19 baru dalam dua pekan terakhir, sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 1.315 orang. Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 30 orang di provinsi yang dipimpin Nurdin Abdullah ini.

 

Adapun akumulasi pasien positif Covid-19 di provinsi ini sebanyak 15.354 orang, di mana 11.503 orang telah dinyatakan sembuh dan 413 orang meninggal dunia.

  1. Papua

Grafik pertumbuhan kasus positif Covid-19 di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Lukas Enembe ini menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, bila dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh. Tercatat, dalam dua pekan terakhir terdapat penambahan 1.428 kasus baru di provinsi ini. Pada saat yang sama, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh hanya bertambah 341 orang. Rendahnya penambahan jumlah pasien sembuh disebabkan terdapat lima hari di dalam laporan yang disampaikan yang tidak ada penambahan pasien sembuh.

Adapun pasien meninggal dunia bertambah 23 orang dalam dua pekan terakhir. Secara keseluruhan, terdapat 5.999 kasus positif Covid-19 di provinsi ini, di mana 3.743 orang telah dinyatakan sembuh dan 80 orang meninggal dunia. Itu berarti, masih ada 2.176 pasien yang dirawat akibat Covid-19.

9. Bali Sementara itu, penambahan jumlah kasus positif baru ataupun pasien yang dinyatakan sembuh terlihat cukup beririsan berdasarkan grafik yang disampaikan. Tren menunjukkan perkembangan yang cukup fluktuatif. Jumlah pasien positif Covid-19 diketahui bertambah 1.328 orang dalam dua pekan terakhir. Pada saat yang sama, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dilaporkan lebih banyak, yaitu 1.344 orang. Adapun pasien meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan bertambah 84 orang.
Dilihat dari totalnya, jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19 di provinsi yang dipimpin oleh Wayan Koster ini mencapai 8.639 orang. Sementara itu, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 7.126 orang dan 263 orang meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan yaitu sebanyak 1.250 orang.

Sumber: Kompas

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami