BTN ads
NasionalTekno

Pendaftar Kartu Seluler dengan Identitas Palsu Akan Kena Sanksi Tegas

(LEI)

Inti Berita

  • Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) pada 17 April 2018 telah melakukan sosialisasi pemblokiran kartu prabayar bagi para pemilik nomor yang menyalahi peraturan registrasi, terutama bagi pendaftar yang menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) palsu.
  • Sosialisasi ini dilakukan untuk menindaklanjuti temuan di masyarakat perihal registrasi kartu prabayar yang dilakukan dengan menggunakan NIK dan KK tidak sah.
  • Sebelum sanksi pemblokiran ini dilakukan, para operator seluler akan mengirimkan pemberitahuan melalui SMS atau media lain kepada pemilik nomor seluler yang didaftarkan dengan identitas tidak valid.

Fakta Lainnya

  • Merza Fachys selaku Ketua Umum ATSI mengimbau agar masyarakat mematuhi peraturan yang berlaku dengan mendaftarkan nomor kartu seluler prabayar sesuai identitas NIK dan KK masing-masing. Imbauan ini dimaksudkan agar proses migrasi satu nomor untuk satu identitas bisa berjalan tertib dan lancar.
  • Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, pemerintah bersama dengan para pelaku layanan telekomunikasi seluler tengah menggalakkan pendaftaran nomor dengan identitas pengguna untuk mengurangi timbunan data konsumen prabayar yang ada di Indonesia.
  • Timbunan data pelanggan kartu layanan prabayar yang didominasi identitas invalid menimbulkan masalah bagi perkembangan ekonomi digital yang semakin tak bisa dilepas dari peran alat komunikasi seluler.
  • Pemblokiran terhadap nomor seluler yang belum terdaftar akan diterapkan secara bertahap. Pada 30 April 2018, pelanggan yang belum mendaftar tidak akan bisa menggunakan nomor selulernya, baik untuk kebutuhan komunikasi ataupun akses internet.

(idtechinasi)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close