HEADLINESHukum

Penegakan Hukum harus dimulai dari Remunerasi?

BTN iklan

(LEI) – Di Indonesia gagasan ini pernah muncul sepuluh tahun silam, para penegak hukum hukum harus sejahtera sebelum melakukan pekerjaannya, sehingga reward and punishment dapat diterapkan dan model pengawasan.

appthi di jepang
Pada foto dari kiri Dr. Djoko, Yamashita pensiunan Jaksa, dan Prof. Yushiro dari Gakushuin Tokyo University

Dalam acara diskusi di Gakushuin University dengan moderator Prof. Yoshiro Kusano, pembicara Yamashita Terutoshi yang merupakan pensiunan Jaksa.

Dalam paparannya, Yamashita mengatakan bahwa budaya malu dalam menyelesaikan sengketa di Jepang banyak melalui Alternative Dispute Resolution (ADR). Penegakan hukum di negara bisa berjalan efektif karena etos bekerja dan disiplin telah terbalut menjadi budaya bangsa, lihat dalam skema gaji dan remunerasi penegak hukum di Jepang :

data remunerasi penegak hukum jepang

Mudah-mudahan Pemerintahan Joko Widodo dan Badan legislatif memprioritaskan perihal ini agar penegakan hukum di Indonesia bisa berjalan on the right track.

Salam dari Tokyo, 25 Maret 2017. (LU-LEI)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami