EkonomiFinansial

Pengadaan Sisinfo Kamnas Wantannas Rugikan Negara MIliaran Rupiah

BTN iklan

Jakarta/Lei- Pengadaan sistem informasi keamanan nasional Dewan Ketahanan Nasional (sisinfo kamnas Wantannas) terindikasi merugikan negara miliaran rupiah.

“Indikasi tersebut karena sejumlah program terkait pembangunan sisinfo kamnas Wantannas, tidak dilaksanakan sesuai ‘grand desain’ (rencana dasar) yang disepakati,” kata sumber Antara yang tidak ingin disebut namanya, di Jakarta, Selasa.

Dalam dokumen pengadaan yang diperoleh, pengembangan sisinfo kamnas Wantannas didasarkan Peta Jalan Pembangunan Sistem Informasi Keamanan Nasional yang Integratif Tahun 2015-2019 pada Maret 2015.

Pembangunan sistem tersebut juga didasarkan pada Grand Design Sistem Informasi Keamanan Nasional Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Tahun 2017-2019 pada Januari 2017.

Pengadaan dimulai pada 2015, dilaksanakan mengggunakan APBN secara tahun jamak atau “multi years” dan selesai pada 2019.

“Untuk pengadaan sistem pendukung pada 2015-2016 dengan total anggaran Rp148 miliar, sudah dilaksanakan sesuai grand desain yang ada,” kata sumber tersebut.

Namun untuk pengadaan sistem pendukung sisinfokamnas pada 2017, dengan anggaran senilai Rp75,5 miliar sebagian besar terindikasi tidak dilaksanakan sesuai grand desain yang ada, bahkan beberapa diantaranya terindikasi tidak dilaksanakan.

Sesuai grand desain, pekerjaan pada 2017 berupa Pembangunan aplikasi dan database harmonisasi laporan intelijen.

Beberapa program yang terindikasi tidak dilaksanakan terkait pekerjaan tersebut antara lain pembangunan perangkat lunak untuk pencarian data primer on the spot melalui cyberspace sebagai bagian dari subsistem pengumpul data.

Selain itu pembangunan Data Revovery Center (DRC) untuk Data Center Setjen Wantannas di luar Pulau Jawa.

Ia menuturkan dengan sisinfokamnas Wantannas, Presiden dapat memperoleh informasi presisi mengenai dinamika ditingkat nasional, regional dan internasional dengan cepat sehingga Presiden dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Selain itu, Setjen Wantannas dapat melayani anggota Wantannas lainnya untuk memperoleh informasi dinamika di tingkat nasional, regional dan internasional.

Setjen Wantannas dapat menjadi pusat Big Data Pembinaan Ketahanan Nasional.

Salah satu dasar pembangunan sisinfokamnas Wantannas adalah Perpres Nomor 2 tahun 2015 tanggal 8 Januari 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami