Liputan

Pengendara Keluhkan Banjir di terowongan Dipo Depok

BTN iklan

akarta, 19/1 (Antara) – Sejumlah pengendara motor mengeluhkan seringnya terjadi banjir di terowongan dipo yang berada di perbatasan Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat.

“Banjirnya kadang bisa tinggi, kadang tidak terlalu, tergantung intensitas hujan. Biasanya kalau banjirnya parah, saya harus putar balik cari jalan lain,” kata seorang pengendara motor, Abdurrahman Naufal, kepada Antara di Depok, Jumat.

Naufal Mengungkapkan, jika dia memutar arah dan tidak melintasi terowongan tersebut akan memakan waktu cukup lama.

“Kalau saya lewat jalan lain bisa lebih lama 15 menit sampai 20 menit sampai tujuan, tapi mau bagaimana lagi, daripada saya kebasahan,” kata Naufal.

Naufal berharap pihak dipo PT.KAI dan pemerintah sigap mengatasi genangan tersebut agar bisa dilalui oleh kendaraan motor yang ingin melewati terowongan.

“Semoga dapat diatasi, karena jalan itu termasuk akses utama disitu. Lalu dicek juga saluran airnya lagi agar tidak menggenang seperti itu,” ujar Naufal.

Sementara itu, pengendara motor lainnya Ajeng mengatakan memang di terowongan itu sering banjir dan bila air tergenang maka dia harus balik arah mencari jalan lain.

“Menyusahkan, karena harus putar balik. Enggak berani terobos juga takut mesin motor mati dan baju jadi basah,” ujar Ajeng.

Ajeng juga berharap agar pihak dipo dan pemerintah bisa segera membuat solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Semoga diperbaiki untuk resapan airnya agar tidak banjir lagi dan terutama buat orang-orang jangan membuang sampah di terowongan itu yang nantinya makin memperburuk keadaan,” tegas Ajeng. Musim hujan diperkirakan masih akan berlangsung hingga bulan Februari atau Maret 2018.

a011

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close