Kesehatan

Penyandang Masalah Kejiwaan Bisa Saling Interaksi di UILS Tebet

BTN iklan

Jakarta, LEI – Dinas Sosial DKI Jakarta meresmikan Unit Informasi Layanan Sosial (UILS) Jl. Al Barkah RT12/RW03 No 10 A Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. UILS merupakan unit informasi bagi para penyandang masalah kejiwaan atau psikotik.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/3), mengatakan, UILS tersebar di lima wilayah kota adminstrasi DKI Jakarta. UILS ada di Meruya, Koja, Kemayoran, Duren Sawit, dan Tebet.

“Tingginya prevalensi penyandang psikotik di Jakarta mendorong kami salah satunya membuat semacam tempat untuk saling berinteraksi bagi mereka sesama psikotik,” tandas Masrokhan.

Karena menurutnya, bagi psikotik ringan yang masih dirawat oleh keluarga memerlukan tempat untuk saling tukar informasi untuk kepulihan mereka.

UILS ini tidak hanya membantu bagi orang yang mengalami gangguan jiwa namun bagi keluarganya. Dengan begitu, mereka dapat mengetahui bagaimana pola penanganan yang baik bagi penyandang psikotik.

“Berdirinya UILS berdasarkan tingginya jumlah orang yang mengalami masalah kejiwaan. Ditambah stigma masyarakat yang masih negatif terhadap mereka. Maka kami pikir perlu adanya semacam pusat informasi, karena mereka masih belum tahu bagaimana pola penanganan orang dengan gangguan kejiwaan,” ujar Masrokhan

Ia menambahkan, dengan adanya UILS yang berada di tengah-tengah masyarakat, pihaknya ingin menghilangkan stigma negatif. Karena sebenarnya orang yang dengan gangguan kejiwaan mampu berdaya guna bagi lingkungan.

“Di sini kami tidak hanya menjadi pusat informasi. Tapi kami ada kegiatan keterampilan sebagai modal saat mereka ketika berada di masyarakat nanti,” kata Masrokhan.

Karena ia menilai, penyandang gangguan kejiwaan akan bisa berdayaguna jika diperlakukan dengan pola penanganan yang baik. Mereka akan mampu beraktivitas normal layaknya manusia biasa.

“Harapan kita, UILS ini mampu mengatasi permasalahan orang gangguan jiwa. Stigma masyarakat bisa berubah, para penyandang gangguan jiwa bisa pulih dan mandiri,” kata Masrokhan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami