Hukum

Penyelundupan benih Lobster yang masih terjadi pada keran Ekspor yang sudah di Buka

BTN iklan

LEI, Jakarta– Melakukan investigasi mngenai Penyelundupan benih. Menurut KKP Pandangan Khusus secara umum, kita tau bahwa keran ekspor ini sudah dibuka terutama benih lobster ini adalah salah satu langkah KKP untuk membantu pemulihan ekonomi dan membantu mempertahankan kemampuan ekonomi para nelayan-nelayan yang ada di dalam Negri sendiri terutama pembenih-pembenih ikan lobster, dan sebenarnya kita berharap budidaya lobster akan berkembang pesat di Indonesia dan kita sudah bisa memanfaatkan secara optimal.
Dengan adanya penyelundupan Benih Lobster dengan ini kami KKP selaku penanggung jawab dalam pengeksporan lobster sangat menyesal. KPP sangat menyesal dengan adanya kepercayaan dari Mentri Perikanan maupun Mentri Ekspor dan Impor diciderai. Tentu saja kesalahan atau kelalain ini menjadi pelajaran bagi KPP selaku pengelola.
Kepala BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rina menyampaikan bahwa KKP telah menerima laporan terkait pelarangan beberapa perusahaan eksportir makanan laut dari Indonesia setelah ditemukan 1 kontainer ikan laut seberat 24,5 ton yang pada kemasannya terkontaminasi virus corona (Covid-19) dan merupakan produk ekspor PT Puri Indah yang berbasis di Sumatera Utara.

Sebagai mana mestinyasaran utuk KPP melakukan langkah langkah dalam persiapan pengiriman benih lobser. Salah satunya mensterilkan bibit dari awal pengiriman hingga ketangan konsumen pengiriman keluarnegri.
Mengutamakan protokol dalam kesehatan penghindar covid dalam pengiriman terutama penyemprotan desinfektan ketubuh pegawai pengirim ataupun pengecek benih lobser.

 

kontributor: Dwitya Yonathan Nugraharditama

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami