Hukum

Penyidik Datangi Rumah Novanto, KPK: Penyidikan Sudah 70%

BTN iklan

Jakarta, LEI – Tim penyidik KPK mendatangi rumah Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jakarta Selatan, setelah beberapa kali mangkir pemeriksaan sebagai saksi Anang Sugiana Sudihardjo dan pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP pada hari ini.

Terkait langkah penyidik KPK tersebut, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Jakarta, Rabu (15/11/2017), menyampaikan, bahwa penyidikan kasus korupsi e-KTP yang membelit Setya Novanto itu sudah mencapai 70% sehingga sudah bisa dilakukan langkah hukum.

“Saya tanyakan ke dirtutnya (direktur penuntutannya), sudah berapa persen? Yah 70% (berkas selesai) Pak. Jadi mestinya ya sudah bisa, kan hari ini yang bersangkutan dipanggil sebagai tersangka kalau misalnya dilakukan penahanan, kita juga tidak tahu juga,” katanya dilansir Antara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah penyidik KPK sudah berada di rumah Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII untuk membawa pesakitan kasus korupsi e-KTP tersebut ke gedung KPK.

Namun hingga saat ini, belum diketahui apakah Setya Novanto kooperatif untuk dibawa ke KPK atau tidak. “Mestinya strateginya seperti itu (dilakukan penahanan) jangan periksa tersangka di awal, tapi sudah jelang akhir, biar cepat, tahan, lalu pelimpahan,” kata Alexander.

Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi mengatakan, ketua umum Partai Golkar itu tidak akan hadir memenuhi panggilan KPK dengan alasan putusan MK tentang Pasal 245 Ayat (1) UU MD3 yaitu harus ada izin Presiden dan Pasal 20A UUD 1945 yaitu anggota dewan memiliki hak untuk bicara, untuk bertanya, untuk mengawasi, dan punya imunitas.

Padahal alasan imunitas yang diatur dalam Pasal 224 UU MD3 terkait dalam pelaksanaan tugas anggota DPR, termasuk tindak lain dan terkait izin presiden, Pasal 245 Ayat (3) UU MD3 jelas menyebutkan izin presiden itu tidak berlaku kalau terkait tangkap tangan, kejahatan yang ancaman pidananya seumur hidup, mati dan kejahatan kemanusiaan dan keamanan negara.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

63 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami