Hukum

Penyuap Bupati Rita Widyasari Dituntut 4,5 Tahun Penjara

BTN iklan

Jakarta, LEI – Tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Direktur Utama PT Golden Sawit Prima (PT SGP), Hery Susanto Gun (Abun), dihukum 4 tahun 6 bulan penjara serta membayar denda sebesar Rp 250 Juta subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan tim jaksa penuntut umum KPK terhadap terdakwa Abun tersebut dibacakan secara bergantian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (7/5/2018).

Tim jaksa penuntut umum KPK menilai terdakwa Abun terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap Rita Widyasari selaku Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

“Menuntut, terdakwa telah terbukti bersalah dalam dakwaan pertama dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 250 Juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Jaksa Penuntut Umum KPK, Dame Maria Silaban.

Tuntutan tersebut dijatuhkan setelah jaksa penuntut umum KPK mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa Abun. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa Abun tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta berbelit-belit selama persidangan.

Abun menyuap Bupati Rita Widyasari sebesar Rp 6 milyar. Uang suap tersebut untuk memuluskan izin lokasi keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit yang akan digarap oleh PT SGP. Uang tersebut diberikan Abun dalam beberapa tahapan.

Menurut jaksa penuntut umum KPK, perbuatan terdakwa Abun terbuti melanggar Pasal 5 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close