Hukum

Perampasan Aset Century Yakin Otoritas Hongkong Bantu

BTN iklan

JAKARTA, LEI – Otoritas Hong Kong diyakini akan membantu proses perampasan aset kasus Bank Century.  Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly optimistis pemerintah Hong Kong akan mendukung Indonesia terkait perampasan aset kasus Bank Century tersebut.

Menkumham menyatakan hal itu setelah pertemuannya dengan Secretary for Justice (SJ) Hongkong Theresa Cheng Yeuk-wah dalam kunjungan kerjanya ke Hong Kong, seperti dikutip melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Yasonna H. Laoly berkunjung ke Hong Kong terkait dengan penanganan perampasan aset kasus Bank Century yang berada di wilayah tersebut.

Pada pertemuan tersebut Yasona sempat mengucapkan selamat atas pelantikan Theresa Cheng Yeuk-wah sebagai SJ menggantikan Rimsky Yuen, pada 5 Januari 2018.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen SJ untuk membantu Indonesia dalam perampasan aset Bank Century, seperti yang dinyatakan Chief Executive Hong Kong Carrie Lam kepada Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungannya ke Indonesia. April 2018.

Untuk perampasan aset Bank Century di Hong Kong, Hong Kong High Court (pengadilan tingkat pertama) telah memenangkan pemerintah Indonesia dan memutus agar aset Century dikembalikan ke pemerintah Indonesia. Namun, putusan ini mendapat perlawanan hukum dari pihak terpidana, yakni Hesham dan Rafat, untuk menunda perampasan aset sejak 2015 dengan mengajukan banding di Hong Kong Court of Appeal (pengadilan banding).

Proses sidang banding ini pun tertunda karena Hesham dan Rafat terus melakukan berbagai upaya, termasuk upaya hukum dan perlawanan hukum di berbagai forum internasional, yaitu di ICSID (International Center for Settlement of Investment Dispute) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Sebelumnya, Indonesia telah memenangi perkara itu dan mendapatkan putusan yang merampas aset Bank Century untuk dikembalikan ke Indonesia. Namun, Hesham dan Rafat masih melakukan upaya melalui OKI dengan memanfaatkan salah satu pertimbangan dalam putusan arbitrase OKI pada tanggal 15 Desember 2014.

Pemerintah Indonesia tetap optimistis bahwa pertimbangan dalam putusan OKI tersebut tidak dapat berpengaruh pada perampasan aset ini.

Setelah mempertimbangkan pendapat ahli hukum internasional dan melakukan konsultasi intensif dengan tim pemerintah Indonesia, pemerintah Hong Kong pada akhirnya berkeyakinan bahwa putusan OKI tidak dapat menghalangi jalannya perampasan aset.

Pemerintah Hong Kong akan melanjutkan proses persidangan yang ditargetkan dilaksanakan sebelum 2018 berakhir.

Pada pertemuan tersebut, Theresa Cheng menyatakan kembali dukungannya dan berkomitmen untuk terus membantu pemerintah Indonesia seperti yang telah dilakukan oleh Secretary for Justice sebelumnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. Halo semuanya!

    Nama saya zaini, saya dari Indonesia, saya sudah menikah, saya sudah mencari perusahaan pinjaman yang tulus selama 3 bulan terakhir dan yang saya dapatkan adalah banyak penipuan yang membuat saya mempercayai mereka dan pada akhirnya , Mereka mengambil semua uang saya dan tersisa dengan uang lebih sedikit, saya kehilangan semua harapan, saya menjadi bingung dan frustrasi, saya kehilangan pekerjaan saya dan sangat sulit bagi saya untuk memberi makan keluarga saya, saya tidak pernah ingin melakukan apa pun, saya tidak akan meminjamkan lebih banyak kepada perusahaan, jadi saya pergi untuk meminta saya meminjamkan uang kepada seorang teman, saya mengatakan kepadanya semua yang terjadi dan dia mengatakan dia dapat membantu saya, bahwa dia tahu sebuah perusahaan pinjaman yang dapat membantu saya, bahwa dia baru saja mendapat pinjaman dari mereka , dia mengatakan kepada saya bagaimana mengajukan pinjaman, saya melakukan apa yang dia katakan kepada saya, saya memintanya, saya tidak pernah percaya tetapi saya mencobanya dan saya terkejut saya mendapat pinjaman dalam 24 jam, saya tidak percaya apa yang saya lihat, hari ini saya bahagia dan kaya dan saya bersyukur kepada Tuhan bahwa Perusahaan Pinjaman seperti ini masih ada meskipun dalam tingkat penipuan di semua tempat dan saya berjanji untuk membagikan kabar baik kepada orang-orang dari indonesia, tolong saya menyarankan semua yang membutuhkan pinjaman untuk pergi ke Dante Paola pemilik Bantuan Koperasi Dante Melalui email: [email protected]ail.com, untuk obrolan cepat Anda dapat mencapai Dante via Whatsapp: +393511067514 Mereka tidak akan pernah gagal, tetapi untuk mengubah hidupmu seperti milikku.

    Terima kasih

    Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close