Hukum

Perkara Korupsi e-KTP Andi Narogong Segera Disidangkan

BTN iklan

Jakarta, LEI – Tersangka Andi Narogong segera menjalani sidang kasus korupsi e-KTP yang membelitnya karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan perkaranya ke tahap penuntutan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (21/7/2017), menyampaikan, pelimpahan tersebut dilakukan setelah berkas penyidikannya dinyatakan telah lengkap (P21).

Penyidik melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Jaksa selanjutnya akan membuat surat dakwaan dan melimpahkannya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta untuk disidangkan.

“Hari i‎ni dilakukan pelimpahan tahap dua untuk tersangka AA (Andi Agustinus alias Andi Narogong) dalam kasus dugaan korupsi e-KTP,” kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Andi Narogong sebagai tersangka karena diduga bersama-sama dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, serta pihak lainnya melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Atas ulah mereka dan pihak lainnya yang dinyatakan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi tersebut, negara mengalami kerugian keuangan atau ekonomi sekitar Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun.

KPK menyangka Andi melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close