LiputanNasionalOpini

Permintaan Masyarakat Terhadap Beras Bulog Turun

BTN iklan

SOLO, 19/3 (LEI) – Permintaan masyarakat terhadap beras kualitas medium dari Perum Bulog mengalami penurunan seiring dengan harga beras lain yang mulai mendekati normal.

“Harga beras yang bukan dari Bulog mengalami penurunan sekitar Rp700-1.000/kg,” kata salah satu pedagang beras di Pasar Legi Ali Wiyono di Solo, Senin.

Ia mengatakan dengan penurunan tersebut saat ini harga beras kualitas medium di kisaran Rp10.000/kg. Menurut dia, dengan selisih harga antara beras Bulog dengan beras pasaran yang tidak terlalu besar, konsumen lebih memilih beras medium pasaran.

“Kalau dulu beras Bulog sebanyak 15 sak bisa habis dalam waktu tiga hari sekarang sudah mulai sulit. Saya dikirim dari Bulog sebanyak 25 sak sejak tanggal 5 Maret dan saat ini masih sisa banyak,” katanya.

Adapun untuk satu sak berisi 25 kg. Melihat kondisi tersebut, saat ini ia menjual beras untuk operasi pasar di bawah harga yang sudah ditentukan oleh Bulog, yaitu Rp9.350/kg.

“Saat ini saya jualnya sekitar Rp9.000/kg. Dengan harga itu saya masih untung karena kalau dari Bulog kan Rp8.250/kg,” katanya.

Senada, pedagang lain, Sri mengatakan tidak lagi menjual beras dari Bulog seharga Rp9.350/kg tetapi di bawah itu.

“Permintaan masih banyak tetapi tidak sebanyak dulu. Terakhir saya dikirim beras dari Bulog 10 hari yang lalu sebanyak 20 sak, sampai saat ini masih 2 sak,” katanya.

Sebelumnya, tepatnya sejak awal tahun ini Bulog melakukan operasi pasar komoditas beras untuk menekan harga beras di pasaran. Untuk operasi pasar tersebut Bulog menyalurkannya melalui pedagang, sehingga penjualan tidak dilakukan dari Bulog ke konsumen tetapi dari pedagang ke konsumen.Budi Suyanto. [antara]


Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami