BTN iklan
HukumOpiniPolitik

Pernyataan KPK di Tahun Politik Bisa Jadi Senjata untuk Saling Serang Kandidat Pilkada

JAKARTA, (LEI) – Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kini menjadi salah satu lembaga dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi. Bahkan tiap pernyataan KPK bisa menuai berbagai reaksi, dan dikhawatirkan bisa dipakai sebagai alat serang kandidat Pilkada.

Menurut pakar hukum pidana Teuku Nasrullah mengatakan, KPK sebaiknya tidak mengungkapkan sejumlah nama terduga korupsi yang sedang maju di Pilkada.

Dia mengkhawatirkan pernyataan lembaga anti rasuah tersebut akan menimbulkan kesan keberpihakan terhadap calon-calon tertentu. ‘Bahkan, tidak menutup kemungkinan menjadi “alat pemukul” bagi calon lain,” ungkapnya.

Di lain sisi, KPK tidak memberikan alat bukti dan belum menjelaskan nama calon kepala daerah terkait. Hal tersebut memicu timbulnya spekulasi di masyarakat. “Tidak menutup kemungkinan, ada oknum memanfaatkannya untuk menggiring ke pandangan tertentu yang berpotensi merugikan masyarakat,” ujar Nasrullah.

Menurut Nasrullah, apabila memang sudah ada orang tertentu yang layak menjadi tersangka, KPK harus segera menetapkannya. “Jangan bermain dengan opini publik. Besar sekali dampaknya, termasuk bisa merusak kredibilitas dan elektabilitas calon tertentu,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa kata “potensi” sama artinya dengan asumsi. Ia mengharapkan KPK sebagai aparat penegak hukum lebih fokus menjalankan peran dan fungsinya. “Sebaiknya, jangan lagi keluarkan pernyataan serupa,” tutup Nasrullah.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close