EkonomiLiputanNasional

Persediaan Beras Sangat Melimpah

BTN iklan

LEBAK(LEI)- Persediaan beras di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten melimpah, menyusul panen padi pada sejumlah daerah sehingga masyarakat tidak mengalami ancaman kerawanan pangan.

“Kami hampir setiap malam bergiliran memasak beras untuk dimakan secara bersamaan dengan warga di sini,” kata Jumroni (45), warga Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Selasa.

Selama ini, persediaan beras melimpah dan mencukupi kebutuhan konsumsi keluarga selama setahun ke depan.

Produksi beras juga dijual ke luar daerah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi petani.

Panen padi awal tahun 2018 relatif bagus, sehingga menghasilkan produksi cukup besar dibandingkan panen tahun 2017 lalu.

Tanaman padi pada musim panen Januari-Maret 2018 tanpa serangan hama maupun penyakit tanaman yang bisa menyebabkan petani gagal panen.

Bahkan, produksi gabah kering panen (GKP) mencapai tujuh sampai sembilan ton per hektare.

Sedangkan, panen tahun 2017 lalu di antaranya sebagian besar petani gagal panen akibat serangan hama wereng batang cokelat (WBC) yang menimbulkan tanaman padi mati.

“Kami merasa bersyukur panen padi itu cukup bagus, sehingga ketersediaan beras melimpah,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, masyarakat di sini hanya mengandalkan ekonomi dari usaha pertanian pangan karena terdapat ratusan hektare persawahan.

Para petani menggarap tanaman padi dilakukan setiap tahun dua kali musim tanam akibat tidak adanya irigasi.

Kebanyakan petani menanam padi jika musim hujan saja, dan jika musim kemarau ditanami sayur-sayuran yang tidak membutuhkan pasokan air banyak.

Saat ini, produksi beras hasil panen padi, selain untuk memenuhi konsumsi keluarga juga dijual ke sejumlah daerah di Provinsi Banten hingga DKI Jakarta.

Begitu juga Ahmad (50), warga Kalanganyar, Kabupaten Lebak mengatakan panen padi tahun ini cukup berhasil sehingga produksi beras melimpah.

Persediaan beras mencukupi kebutuhan konsumsi anggota keluarga, bahkan warga setiap hari memasak nasi liwet yang dimakan secara bersamaan.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengaku saat ini petani yang memanen padi sejak Januari-Februari 2018 seluas 16.200 hektare, sehingga persedian pangan warga mencukupi untuk konsumsi anggota keluarga.

Petani menjemur gabah di tepi jalan, halaman rumah maupun tanah lapang.

Kebiasaan menjemur di lokasi itu sudah berlangsung lama karena tidak memiliki lahan pengeringan

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. Hey! This is kind of off topic but I need some guidance from an established blog.
    Is it difficult to set up your own blog? I’m not very techincal but I
    can figure things out pretty fast. I’m thinking about making my own but I’m
    not sure where to start. Do you have any ideas or suggestions?
    Appreciate it

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami