Hukum

Perusahaan Leasing yang Menarik Kendaraan Tidak Akan Terkena Pidana Bila Memiliki Surat Ini

BTN iklan

BANJARMASIN, (LEI) – Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi menegaskan bakal mempidana pihak yang melakukan penarikan paksa kendaraan bermotor yang kerap dilakukan oknum debt collector di jalan raya.

“Selama saya menjadi Kasat Reskrim, jangan sampai terjadi di Banjarmasin karena saya tidak segan-segan memproses pidananya,” kata Ade kepada Antara, Rabu.

Dia menjelaskan, semua ada mekanisme yang harus ditempuh oleh pihak leasing jika sampai melakukan penarikan kendaraan bermotor dari nasabah yang menunggak pembayaran kredit kendaraan.

Salah satu yang wajib dipenuhi adanya perjanjian jaminan fidusia, yakni perjanjian hutang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1169/KMK.01/1991 Tentang Kegiatan Sewa Guna Usaha, menyebut bahwa setiap transaksi sewa guna usaha wajib diikat dalam suatu perjanjian.

“Jadi apabila transaksi tidak didaftarkan di kantor pendaftaran fidusia, maka secara hukum perjanjian fidusia tersebut tidak memiliki hak eksekutorial dan dapat dianggap sebagai hutang piutang biasa, sehingga leasing tidak berwenang melakukan eksekusi,” papar Ade.

Jika pun terjadi penarikan motor oleh pihak leasing tanpa menunjukkan sertifikat jaminan fidusia, itu merupakan perbuatan melawan hukum. Apalagi jika sampai debt collector yang disuruh tidak berbadan hukum alias tanpa sertifikat yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Pembiayaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ade mewanti-wanti tindakan leasing melalui debt collector yang mengambil secara paksa kendaraan berikut STNK dan kunci motor, bakal dijeratnya pidana.

“Saya bisa kenakan perampasan Pasal 368 KUHP. Kemudian juga pemalsuan dokumen jika legalitas debt collector tidak jelas serta Pasal 4 Undang-Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen,” tegasnya lagi.

Terkait pendampingan polisi dalam proses eksekusi penarikan kendaraan dari konsumen, tambah Ade, juga mesti sesuai petunjuk Peraturan Kapolri No 8 tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.

“Harus mengajukan surat resmi ke Kapolresta dan nanti dari Kabag Ops menunjuk petugas yang melakukan pendampingan. Bukan hanya Reskrim tapi bisa melibatkan Intelkam, petugas berpakaian dinas serta Bhabinkamtibmas setempat yang mengetahui wilayahnya,” paparnya.

Sedangkan tahapan eksekusi pertama melalui surat peringatan dulu sampai tiga kali. Kemudian somasi hingga jalan terakhir adalah penarikan paksa dengan syarat sudah terpenuhinya semua legalitas dan prosedur yang berlaku.

“Yang pasti, penarikan harus dilakukan ketika unit kendaraan berada di tangan penguasaan sang pemilik resmi. Jika sudah berpindah tangan tidak boleh juga dan itu bisa ditelusuri apakah telah terjadi penggelapan dan sebagainya. Nanti polisi yang mendalami dengan laporan resmi dari leasing,” kata Ade.

Ketua APPTHI (Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia), Dr. St. Laksanto Utomo menambahkan, bahwa penarikan paksa yang dilakukan oleh perusahaan pemberi kredit jika telah memenuhi persyaratan serta termasuk juga pendampingan sesuai surat edaran resmi Kapolri, maka tindakan perusahaan tersebut dapat dibenarkan.

“Kasat Reskrim tidak bisa gegabah menjerat pidana bagi perusahaan. Kecuali perusahaan yang bergerak di bidang jasa penarikan kendaraan bermotor menunggak, hal ini perlu diwaspadai, jangan sampai perusahaan memberi jasa secara gegabah”, tutup Laksanto yang sekaligus menjabat sebagai Komisaris di PT Astra Multifinance

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

57 Comments

  1. Secara prosedur, penarikan paksa kendaraan oleh debt collector haruslah melalui perintah eksekusi Pengadilan. Selanjutnya perusahaan meminta pendampingan polisi untuk menarik kendaraan bermotor dari tangan debitor.

    Perusahaan leasing dapat melakukan penarikan paksa kalau sebelumnya mendaftarkan perjanjian dengan jaminan fidusia, jika tidak memiliki sertifikat jaminan fidusia tersebut maka penarikan paksa menyalahi prosedur dan dapat dituntut secara pidana.

    Ananda Surya Dharma
    NIM: 2015 527 010

  2. Dalam prakteknya Dilapangan Banyak perusahaan Leasing menggunakan Jasa Debt Collector Ilegal, yang Dimana mereka hanya berbekal Data Nasabah yang menunggak seperti Alamat, Plat Nomor kendaraan tanpa Surat Surat Resmi dari Perusahaan Leasing tersebut, ada Kemungkinan oknum dalam perusahaan yang menjual data tersebut ke oknum debt collector Ilegal, Modusnya adalah memanfaatkan data itu untuk memeras Nasabah, menakuti para nasabah dengan dalih bahwa Kendaraan yang digunakan nasabah harus dibawa kekantor perusahaan Leasing karena menunggak pembayaran, namun dibelakang itu mereka meminta sejumlah Uang Damai diluar sepengetahuan perusahaan Leasing. Untuk menghindari hal hal tersebut Harusnya ada Sosialiasi lebih lanjut kepada kedua belah pihak (Nasabah Dan perusahaan Leasing) agar tidak ada sejumlah oknum yang memanfaatkan keawaman Masyarakat tersebut.

    RUDY HARTONO
    MHS Universitas Sahid Jakarta
    NIM : 2013520015

  3. Menurut saya pihak leasing yg menyewa debt collector pun tdk sepenuhnya salah, krn yg sy lihat dilapangan banyak para debitur yg tdk kooperatif dan tdk konsekuen dgn janjinya.
    Pihak leasing tdk akn menarik kendaraan jika dia bisa kooperatif, namun sayang pada kenyataanya debitur justru bnyk yg melakukan tindak pidana ,entah pindah alamat, pemalsuan identitas objek, maupun penggelapan2 lain yg sgt merugikan leasing.
    Kita bisa lihat sendiri kendaraan2 tanpa surat sangat mudah ditemukan di jalan2, apa lagi di perkampungan ,serta jual beli kendaraan tanpa surat pun agt mudah dilakukan, bahkan sgt laris dipasaran.
    Memang benar setiap pembelian motor harus didaftarkan fidusia, tetapi dengan persaingan usaha yg ketat antar leasing mengakibatkan banyaknya promo2 sprti Cash back, diskon mau pun hal2 lain yg sifatnya menggiurkan konsumen ini tdk dikontrol oleh pemerintah, sehingga persaingan tdk sehat yg mengakibatkan pemindahan biaya utk pendaftaran fidusia yg mana sifatnya wajib , dipindahkan utk promo2/diskon utk konsumen.
    Sy rasa KEMEN No 1169/KMK.01/1991 hanya mengatur masalah kewajiban kreditur tnpa melihat hak kreditur, bhkan tidak memberikan solusi utk masalah persaingan tdk sehat para leasing yg menyebabkan tdk terdaftar fidusia.
    Terus apa solusinya??.. Menurut sy pemerintah hrus menghapus persaingan tdk sehat itu, baru boleh memidanakan para dept collector maupun leasing yg ilegal.
    Dan selama blm adanya kepastian itu, maka para leasing sah2 saja menarik kendaraan asal dlm penarikannya sudah di beri peringatan minimal 3x, dan dept collector tdk melakukan tindak kekerasan.
    Terimakasih

    Ahmad Bukhori
    (2015520004)

    1. Memang anda ada benarnya..tetapi sudah lengkap kah prosedur depkolektor menarik kendaraan kreditur…dan dengan cara apa dia menarik kendaraan.:dirampas.dipaksa.dibujuk rayu dikantor.dll…apakah sudah sesuai dengan UUD YANG BERLAKU.apalagi sekarang ini masih banyak konsumen yg dibutakan oleh UUD tersebut.tau2 harus tanda tangan yg ga tau isi dari form tsb.trima kasih..

    2. Mobil saya ditarik leasing oleh PT. Buana Finance cab. Pekanbaru yang terlambat membayar 4 hari yang mana angsuran ke 22 jatuh tempo tgl 30-9-2018 di ambil oleh kolektor ekternal di jalan yang mana angsuran saya hanya terlambat 4 hari, mereka bilang saya terlambat 3 bulan, saya tunjukan bukti2 pembayaran saya namun mereka tetap memaksa untuk mengambil mobil saya, dan untuk masalah pembayaran saya di suruh ke pekanbaru untuk mencocokkan angsuran yang sudah saya bayar, sementara mobil saya tetap akan mereka tahan sambil menunggu hasil laporan dari pihak PT. Buana finance, setelah mobil saya di ambil dengan cara mengambil kunci saya yang terletak di atas kursi tanpa permisi lalu mereka bawa kabur mobil saya, besok nya nya saya pergi ke leasing dan meminta prin rekening koran pembayaran saya selama ini, dan hasil nya saya hanya terlambat 4 hari angsuran, sementara pihak leasing PT. Buana Finance tetap ngotot untuk meminta saya untuk membayar uang jasa penarikan di karnakan mobil saya sudah ditangan pihak kolektor eksternal, hingga saat ini mobil saya masih di kuasai pihak leasing karna saya tidak mau membayar uang jasa penarikan sebanyak Rp 7.000.000 yang di kenakan kepada saya.

      1. Legal Era Indonesia
        legal era indonesia
        Seorang Pria Diamankan Terkait Video Ma’ruf Amin Berkostum Sinterklas

        Hukum
        Perusahaan Leasing yang Menarik Kendaraan Tidak Akan Terkena Pidana Bila Memiliki Surat Ini
        LEI-02 04 April 2018
        FacebookTwitterGoogle+LinkedInWhatsAppTelegramViberShare via Email

        BTN iklan
        BANJARMASIN, (LEI) – Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi menegaskan bakal mempidana pihak yang melakukan penarikan paksa kendaraan bermotor yang kerap dilakukan oknum debt collector di jalan raya.

        “Selama saya menjadi Kasat Reskrim, jangan sampai terjadi di Banjarmasin karena saya tidak segan-segan memproses pidananya,” kata Ade kepada Antara, Rabu.

        Dia menjelaskan, semua ada mekanisme yang harus ditempuh oleh pihak leasing jika sampai melakukan penarikan kendaraan bermotor dari nasabah yang menunggak pembayaran kredit kendaraan.

        Salah satu yang wajib dipenuhi adanya perjanjian jaminan fidusia, yakni perjanjian hutang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan.

        Baca juga
        Aturan Fidusia Multifinance di Indonesia
        Mediasi Radnet dan Mitsui Leasing Gagal
        Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1169/KMK.01/1991 Tentang Kegiatan Sewa Guna Usaha, menyebut bahwa setiap transaksi sewa guna usaha wajib diikat dalam suatu perjanjian.

        “Jadi apabila transaksi tidak didaftarkan di kantor pendaftaran fidusia, maka secara hukum perjanjian fidusia tersebut tidak memiliki hak eksekutorial dan dapat dianggap sebagai hutang piutang biasa, sehingga leasing tidak berwenang melakukan eksekusi,” papar Ade.

        Jika pun terjadi penarikan motor oleh pihak leasing tanpa menunjukkan sertifikat jaminan fidusia, itu merupakan perbuatan melawan hukum. Apalagi jika sampai debt collector yang disuruh tidak berbadan hukum alias tanpa sertifikat yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Pembiayaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

        Ade mewanti-wanti tindakan leasing melalui debt collector yang mengambil secara paksa kendaraan berikut STNK dan kunci motor, bakal dijeratnya pidana.

        “Saya bisa kenakan perampasan Pasal 368 KUHP. Kemudian juga pemalsuan dokumen jika legalitas debt collector tidak jelas serta Pasal 4 Undang-Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen,” tegasnya lagi.

        Terkait pendampingan polisi dalam proses eksekusi penarikan kendaraan dari konsumen, tambah Ade, juga mesti sesuai petunjuk Peraturan Kapolri No 8 tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.

        “Harus mengajukan surat resmi ke Kapolresta dan nanti dari Kabag Ops menunjuk petugas yang melakukan pendampingan. Bukan hanya Reskrim tapi bisa melibatkan Intelkam, petugas berpakaian dinas serta Bhabinkamtibmas setempat yang mengetahui wilayahnya,” paparnya.

        Sedangkan tahapan eksekusi pertama melalui surat peringatan dulu sampai tiga kali. Kemudian somasi hingga jalan terakhir adalah penarikan paksa dengan syarat sudah terpenuhinya semua legalitas dan prosedur yang berlaku.

        “Yang pasti, penarikan harus dilakukan ketika unit kendaraan berada di tangan penguasaan sang pemilik resmi. Jika sudah berpindah tangan tidak boleh juga dan itu bisa ditelusuri apakah telah terjadi penggelapan dan sebagainya. Nanti polisi yang mendalami dengan laporan resmi dari leasing,” kata Ade.

        Ketua APPTHI (Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia), Dr. St. Laksanto Utomo menambahkan, bahwa penarikan paksa yang dilakukan oleh perusahaan pemberi kredit jika telah memenuhi persyaratan serta termasuk juga pendampingan sesuai surat edaran resmi Kapolri, maka tindakan perusahaan tersebut dapat dibenarkan.

        “Kasat Reskrim tidak bisa gegabah menjerat pidana bagi perusahaan. Kecuali perusahaan yang bergerak di bidang jasa penarikan kendaraan bermotor menunggak, hal ini perlu diwaspadai, jangan sampai perusahaan memberi jasa secara gegabah”, tutup Laksanto yang sekaligus menjabat sebagai Komisaris di PT Astra Multifinance

        Kata kunciAstra Multifinance hukumpenarikan paksa kendaraanpidana penarikan kendaraan menunggaktop
        Perlihatkan Lebih
        FacebookTwitterGoogle+LinkedInWhatsAppTelegramViberShare via EmailPrint
        Subscribe kami!
        Dapatkan update Legal Era .ID lebih cepat

        Enter your Email address
        Enter your Email address
        Sandiaga: PPKD Jaksel Mampu Cetak Wirausaha Berkualitas
        Mendagri Bakal Terbitkan Aturan Pembuatan E-KTP Maksimal Selesai 1 Jam!
        20 Comments
        Ananda Surya Dharma berkata:
        08 April 2018 pukul 12:44
        Secara prosedur, penarikan paksa kendaraan oleh debt collector haruslah melalui perintah eksekusi Pengadilan. Selanjutnya perusahaan meminta pendampingan polisi untuk menarik kendaraan bermotor dari tangan debitor.

        Perusahaan leasing dapat melakukan penarikan paksa kalau sebelumnya mendaftarkan perjanjian dengan jaminan fidusia, jika tidak memiliki sertifikat jaminan fidusia tersebut maka penarikan paksa menyalahi prosedur dan dapat dituntut secara pidana.

        Ananda Surya Dharma
        NIM: 2015 527 010

        Balas
        Rudy Hartono berkata:
        08 April 2018 pukul 16:29
        Dalam prakteknya Dilapangan Banyak perusahaan Leasing menggunakan Jasa Debt Collector Ilegal, yang Dimana mereka hanya berbekal Data Nasabah yang menunggak seperti Alamat, Plat Nomor kendaraan tanpa Surat Surat Resmi dari Perusahaan Leasing tersebut, ada Kemungkinan oknum dalam perusahaan yang menjual data tersebut ke oknum debt collector Ilegal, Modusnya adalah memanfaatkan data itu untuk memeras Nasabah, menakuti para nasabah dengan dalih bahwa Kendaraan yang digunakan nasabah harus dibawa kekantor perusahaan Leasing karena menunggak pembayaran, namun dibelakang itu mereka meminta sejumlah Uang Damai diluar sepengetahuan perusahaan Leasing. Untuk menghindari hal hal tersebut Harusnya ada Sosialiasi lebih lanjut kepada kedua belah pihak (Nasabah Dan perusahaan Leasing) agar tidak ada sejumlah oknum yang memanfaatkan keawaman Masyarakat tersebut.

        RUDY HARTONO
        MHS Universitas Sahid Jakarta
        NIM : 2013520015

        Balas
        Ahmad Bukhori berkata:
        21 April 2018 pukul 21:53
        Menurut saya pihak leasing yg menyewa debt collector pun tdk sepenuhnya salah, krn yg sy lihat dilapangan banyak para debitur yg tdk kooperatif dan tdk konsekuen dgn janjinya.
        Pihak leasing tdk akn menarik kendaraan jika dia bisa kooperatif, namun sayang pada kenyataanya debitur justru bnyk yg melakukan tindak pidana ,entah pindah alamat, pemalsuan identitas objek, maupun penggelapan2 lain yg sgt merugikan leasing.
        Kita bisa lihat sendiri kendaraan2 tanpa surat sangat mudah ditemukan di jalan2, apa lagi di perkampungan ,serta jual beli kendaraan tanpa surat pun agt mudah dilakukan, bahkan sgt laris dipasaran.
        Memang benar setiap pembelian motor harus didaftarkan fidusia, tetapi dengan persaingan usaha yg ketat antar leasing mengakibatkan banyaknya promo2 sprti Cash back, diskon mau pun hal2 lain yg sifatnya menggiurkan konsumen ini tdk dikontrol oleh pemerintah, sehingga persaingan tdk sehat yg mengakibatkan pemindahan biaya utk pendaftaran fidusia yg mana sifatnya wajib , dipindahkan utk promo2/diskon utk konsumen.
        Sy rasa KEMEN No 1169/KMK.01/1991 hanya mengatur masalah kewajiban kreditur tnpa melihat hak kreditur, bhkan tidak memberikan solusi utk masalah persaingan tdk sehat para leasing yg menyebabkan tdk terdaftar fidusia.
        Terus apa solusinya??.. Menurut sy pemerintah hrus menghapus persaingan tdk sehat itu, baru boleh memidanakan para dept collector maupun leasing yg ilegal.
        Dan selama blm adanya kepastian itu, maka para leasing sah2 saja menarik kendaraan asal dlm penarikannya sudah di beri peringatan minimal 3x, dan dept collector tdk melakukan tindak kekerasan.
        Terimakasih

        Ahmad Bukhori
        (2015520004)

        Balas
        James007 berkata:
        27 Oktober 2018 pukul 10:58
        Memang anda ada benarnya..tetapi sudah lengkap kah prosedur depkolektor menarik kendaraan kreditur…dan dengan cara apa dia menarik kendaraan.:dirampas.dipaksa.dibujuk rayu dikantor.dll…apakah sudah sesuai dengan UUD YANG BERLAKU.apalagi sekarang ini masih banyak konsumen yg dibutakan oleh UUD tersebut.tau2 harus tanda tangan yg ga tau isi dari form tsb.trima kasih..

        Balas
        Riko saputra berkata:
        31 Desember 2018 pukul 15:29
        Mobil saya ditarik leasing oleh PT. Buana Finance cab. Pekanbaru yang terlambat membayar 4 hari yang mana angsuran ke 22 jatuh tempo tgl 30-9-2018 di ambil oleh kolektor ekternal di jalan pada tgl 04-10-2018 yang mana angsuran saya hanya terlambat 4 hari, mereka bilang saya terlambat 3 bulan, saya tunjukan bukti2 pembayaran saya namun mereka tetap memaksa untuk mengambil mobil saya, dan untuk masalah pembayaran saya di suruh ke pekanbaru untuk mencocokkan angsuran yang sudah saya bayar, sementara mobil saya tetap akan mereka tahan sambil menunggu hasil laporan dari pihak PT. Buana finance, setelah mobil saya di ambil dengan cara mengambil kunci saya yang terletak di atas kursi tanpa permisi lalu mereka bawa kabur mobil saya, besok nya nya saya pergi ke leasing dan meminta prin rekening koran pembayaran saya selama ini, dan hasil nya saya hanya terlambat 4 hari angsuran, sementara pihak leasing PT. Buana Finance tetap ngotot untuk meminta saya untuk membayar uang jasa penarikan di karnakan mobil saya sudah ditangan pihak kolektor eksternal, hingga saat ini mobil saya masih di kuasai pihak leasing karna saya tidak mau membayar uang jasa penarikan sebanyak Rp 7.000.000 yang di kenakan kepada saya.

  4. Menurut saya selain perjanjian fidusia pihak debt collector pun seharusnya punya surat kuasa langsung guna menarik barang dalam perjanjian.
    Dimana selama ini debt collector hanya langsung mengambil tanpa diperlihatkannya prosedur yang benar dengan menujukan surat kuasa dari perusahaan leasing , isi perjanjian fidusia nya dan hal2 teknis lainnya.
    Maka dari itu sebenarnya debt collector sendiri pun saat menarik kendaraan bisa dikenakan pasal pidana perampasan barang milik seseorang.
    Jadi tanpa prosedur yang benar seharusnya pihak debt collector tidak bisa mengambil kendaraan dari pemilik nya

    Arrika Tri Wibowo
    (2015520007)

    1. Balas
      Riko saputra berkata:
      31 Desember 2018 pukul 15:29
      Mobil saya ditarik leasing oleh PT. Buana Finance cab. Pekanbaru yang terlambat membayar 4 hari yang mana angsuran ke 22 jatuh tempo tgl 30-9-2018 di ambil oleh kolektor ekternal di jalan pada tgl 04-10-2018 yang mana angsuran saya hanya terlambat 4 hari, mereka bilang saya terlambat 3 bulan, saya tunjukan bukti2 pembayaran saya namun mereka tetap memaksa untuk mengambil mobil saya, dan untuk masalah pembayaran saya di suruh ke pekanbaru untuk mencocokkan angsuran yang sudah saya bayar, sementara mobil saya tetap akan mereka tahan sambil menunggu hasil laporan dari pihak PT. Buana finance, setelah mobil saya di ambil dengan cara mengambil kunci saya yang terletak di atas kursi tanpa permisi lalu mereka bawa kabur mobil saya, besok nya nya saya pergi ke leasing dan meminta prin rekening koran pembayaran saya selama ini, dan hasil nya saya hanya terlambat 4 hari angsuran, sementara pihak leasing PT. Buana Finance tetap ngotot untuk meminta saya untuk membayar uang jasa penarikan di karnakan mobil saya sudah ditangan pihak kolektor eksternal, hingga saat ini mobil saya masih di kuasai pihak leasing karna saya tidak mau membayar uang jasa penarikan sebanyak Rp 7.000.000 yang di kenakan kepada saya.

  5. First of all I want to say fantastic blog! I had a quick question which
    I’d like to ask if you don’t mind. I was curious to find out how you
    center yourself and clear your thoughts before writing.
    I have had trouble clearing my thoughts in getting my thoughts out.
    I do take pleasure in writing but it just seems like the
    first 10 to 15 minutes are wasted just trying to figure out how to begin. Any ideas or
    hints? Thank you!

  6. Hey just wanted to give you a quick heads up and let you know
    a few of the pictures aren’t loading properly. I’m not sure why but I think its a linking issue.
    I’ve tried it in two different internet browsers and both show the same results.

  7. Good day! This is my first visit to your blog!
    We are a team of volunteers and starting a new project in a community in the same niche.
    Your blog provided us useful information to work on. You have done a wonderful job!

  8. Thanks on your marvelous posting! I quite enjoyed reading it,
    you might be a great author.I will make sure to bookmark
    your blog and definitely will come back in the future.
    I want to encourage you to definitely continue your
    great posts, have a nice weekend!

  9. Have you ever thought about adding a little bit more than just your articles?
    I mean, what you say is valuable and all. Nevertheless
    imagine if you added some great images or video clips to give your posts more, “pop”!

    Your content is excellent but with pics and clips, this
    blog could definitely be one of the most beneficial in its field.
    Superb blog!

  10. Ԝow thɑt was odd. I just wrote an really long comment but aftesr I clicked submit my comment didn’t appeaг.
    Grrrr… well I’m not writiјg all thɑt over again. Аnyway, just wantеd to say wonderful blog!

  11. Widya Tarmuji, saya ingin bersaksi tentang pekerjaan baik Tuhan dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari pinjaman di Asia dan beberapa daSaya ri kata-kata itu, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka mencari pinjaman di antara Anda? Jadi, Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman curang di internet, tetapi mereka sangat asli di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban 6 kreditor pemberi pinjaman, saya kehilangan banyak uang karena saya sedang mencari pinjaman dari perusahaan mereka.

    Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari hutang saya sendiri, sebelum saya dibebaskan dari penjara dan teman saya menjelaskan situasi saya, kemudian memperkenalkan saya ke sebuah perusahaan pinjaman yang kredibel, TRACYMORGANLOANFIRM. Saya mendapat pinjaman Rp. 800.000.000 dari TRACYMORGANLOANFIRM dengan tingkat rendah 2% dalam 24 jam yang saya gunakan tanpa tekanan atau tekanan. Jika Anda membutuhkan pinjaman, Anda dapat menghubungi MRS melalui email: ([email protected])

    Jika Anda memerlukan bantuan dalam proses pinjaman, Anda juga dapat menghubungi saya melalui email: ([email protected]) dan beberapa orang lain yang juga mendapatkan pinjaman mereka, Tn. Tonimark, email: ([email protected]). Apa yang saya lakukan adalah memastikan bahwa saya tidak pernah dipenuhi dalam pembayaran cicilan bulanan sebagaimana disepakati dengan perusahaan pinjaman.

    Jadi saya memutuskan untuk membagikan pekerjaan baik Tuhan melalui TRACYMORGANLOANFIRM, karena dia mengubah hidup saya dan keluarga saya. Itulah alasan Tuhan Yang Mahakuasa akan selalu memberkatinya.

  12. This is the right webpage for everyone who would like to find
    out about this topic. You know a whole lot its almost tough to argue
    with you (not that I personally will need to…HaHa).
    You certainly put a fresh spin on a topic which has
    been written about for a long time. Wonderful stuff, just great!

  13. Woah! I’m really enjoying the template/theme of this
    site. It’s simple, yet effective. A lot of times it’s tough to get that “perfect balance” between user friendliness
    and visual appeal. I must say you have done a awesome job with
    this. Also, the blog loads super fast for me on Internet explorer.
    Exceptional Blog!

  14. to use extra virgin olive oil like a cooking medium as intake on this oil has numerous benefits.
    A good way to further improve your professional salary is to schedule intense exercise initiations.
    Fucus Vesiculosis: Also known as bladderwrack provides a high iodine content that assists low
    performing thyroid glands to succeed in normal levels.

  15. I have been surfing online more than 4 hours today, yet I
    never found any interesting article like yours. It is
    pretty worth enough for me. In my opinion, if all website
    owners and bloggers made good content as you did, the internet will be much
    more useful than ever before.

  16. We are a group of volunteers and starting a new scheme in our community.
    Your web site offered us with valuable info to work on. You’ve done a formidable job and our entire community will be grateful
    to you.

  17. I don’t know if it’s just me or if perhaps everyone else experiencing issues with your site.
    It appears as if some of the text within your content are running off
    the screen. Can somebody else please comment and let me know if this is happening to them
    as well? This could be a problem with my internet browser because I’ve had
    this happen previously. Thanks

  18. Hey I am so excited I found your site, I really found you by accident, while
    I was looking on Aol for something else, Anyhow I am here now and would just like to say cheers for a incredible post and a all round exciting blog (I also love the
    theme/design), I don’t have time to read it
    all at the moment but I have bookmarked it and also added your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a lot more, Please do keep up the great job.

  19. Hi there it’s me, I am also visiting this web site on a regular basis, this site is really good and the
    people are genuinely sharing pleasant thoughts.

  20. Pretty nice post. I just stumbled upon your weblog and wanted to say that
    I’ve truly enjoyed surfing around your blog posts. In any case
    I will be subscribing to your feed and I hope you write again soon!

  21. I gοt this website fdom my friend whο t᧐ld mе regardіng tһis web site and at tһe moment this time I am visiting
    tһis web site and reading ery informative posts аt
    his time.

  22. What’s up to every body, it’s my first pay a visit of this blog; this
    weblog carries awesome and actually fine data designed
    for visitors.

  23. Thanks for the good writeup. It actually was once a entertainment account it.

    Look advanced to more introduced agreeable
    from you! However, how could we keep in touch?

  24. It’s genuinely very complicated in this active life to listen news on TV,
    therefore I just use web for that purpose, and take the hottest information.

  25. I loved as much as you will receive carried out right here.
    The sketch is tasteful, your authored material stylish.
    nonetheless, you command get got an edginess over that you wish be delivering the following.
    unwell unquestionably come further formerly again since
    exactly the same nearly very often inside case you shield this hike.

  26. Hi there! I simply would like to offer you a huge thumbs up for the great information you have got here on this
    post. I am returning to your site for more soon.

  27. Excellent weblog here! Additionally your site quite a bit up fast!

    What web host are you the usage of? Can I am getting your associate hyperlink in your host?
    I want my website loaded up as quickly as yours lol

  28. Howdy very cool web site!! Man .. Excellent .. Wonderful ..
    I will bookmark your web site and take the feeds also? I’m glad to find so many helpful info right here in the
    submit, we want work out more strategies on this regard,
    thanks for sharing. . . . . .

  29. I know this site provides quality dependent articles or reviews and additional
    data, is there any other web page which gives such information in quality?

  30. I have been browsing online more than 4 hours today, yet I never found
    any interesting article like yours. It’s pretty worth enough
    for me. Personally, if all web owners and bloggers made good content
    as you did, the net will be much more useful than ever before.

  31. Hi there! I could have sworn I’ve been to this site before but after reading through some of the post
    I realized it’s new to me. Anyhow, I’m definitely delighted I found
    it and I’ll be bookmarking and checking back often!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close