Internasional

Pesawat Kargo Tabrak Pasar di Kongo Tewaskan Lebih dari 250 Orang

BTN iklan

PESAWAT kargo buatan Rusia menabrak pasar di Kishasa, Zaire (saat ini Republik Kongo) setelah gagal mengudara. Insiden yang terjadi pada 8 Januari 1996 itu menewaskan sekira 350 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya.

Africa Air adalah penerbangan pengangkut barang swasta yang beroperasi dengan mengenyampingkan legalitas. Pihak penerbangan sering mengabaikan keamanan dan penegakan sistem peraturan itu masih longgar di Zaire.

Di hari yang nahas itu, Air Africa melakukan tindakan nekat dengan mengizinkan pesawat pengangkut barang Antonov AN-32 mengudara dari Bandara N’Dolo meski sertifikat untuk terbang telah dicabut. Kondisi itu diperburuk keputusan kru Rusia yang memasukkan muatan melebihi kapasitas pesawat.

Pesawat kargo Rusia itu membawa pasokan untuk pasukan pemberontak pimpinan Jonas Savimbi.

 Siang hari ketika hendak lepas landas, mesin pesawat berasap dan terbakar. Kerusakan pada mesin menyebabkan pesawat tersebut tidak bisa terbang dan hanya berlari di landasan pacu menuju sebuah pasar. Pesawat itu menabrak dan meledak di pasar yang dipenuhi masyarakat. Orang-orang yang mencoba menyelamatkan korban terhalang oleh panasnya api dan asap.

Kecelakaan itu merenggut sekira 225 hingga 350 jiwa dan melukai lebih dari 500 orang. Dari 6 kru pesawat hanya 4 orang yang selamat.

Masa pasar mengamuk dan mencoba membunuh mereka, namun tindakan sepihak itu dihalangi oleh petugas kepolisian. Percobaan pembunuhan juga dilakukan di rumah sakit tempat awak pesawat berkebangsaan Rusia itu dirawat dan mereka gagal kembali. Para kru yang selamat diserahkan ke Rusia untuk diadili dan mereka dihukum dua tahun penjara.

Selama pengadilan, sang pilot, Nikolai Kazalin mengatakan, “Seharusnya pasar itu tidak berada di sana. Mengapa mereka harus mendapat ganti rugi?”. Tak lama pasca kejadian itu, Africa Air berhenti dari binis penerbangan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami