Internasional

Pesawat Malindo Air Tergelincir, Bandara di Nepal Ditutup 12 Jam

BTN iklan

KATHMANDU (LEI) – Pesawat milik maskapai Malindo Air tergelincir saat hendak lepas landas dari Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, Nepal. Akibatnya, operasional satu-satunya bandar udara internasional di Nepal tersebut ditutup selama lebih dari 12 jam hingga pesawat dipindahkan.

Beruntung, tidak ada korban baik jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, ratusan penumpang terpaksa membatalkan penerbangannya. Seluruh pesawat yang hendak mendarat juga dialihkan ke bandara lain karena badan pesawat Boeing 737 itu menutupi area landasan pacu.

“Pesawat tengah melaju dalam kecepatan tinggi di landasan pacu ketika pilot mendeteksi adanya masalah dan membatalkan prosedur. Pesawat lalu tergelincir ke rerumputan dan tersangkut di lumpur sekira 30 meter (m) dari landasan pacu,” ujar juru bicara bandara, Prem Nath Thakur, mengutip dari Channel News Asia, Jumat (20/4/2018).

“Semua penumpang dalam keadaan aman. Penyebab kegagalan pesawat untuk lepas landas masih belum diketahui,” imbuhnya.

Insiden yang terjadi pada Kamis 19 April tengah malam waktu setempat itu mengakibatkan bandara ditutup hampir selama 12 jam. Operasional penerbangan baru berangsur pulih sekira Jumat siang waktu setempat setelah pesawat dipindahkan ke tempat lebih aman.

Pesawat milik Malindo Air tergelincir di Nepal

Seorang penumpang, Sarah Ann Loreth menuturkan, penerbangannya dengan maskapai lainnya menuju Doha, Qatar, harus tertunda. Ia seharusnya sudah transit di Doha untuk kembali menuju Boston, Amerika Serikat (AS), apabila tidak ada insiden tersebut.

“Kami seharusnya terbang pada Kamis tetapi dibatalkan karena pesawat Malaysia itu. Sekira pukul 02.00 pramugari mengatakan bahwa penerbangan lain tergelincir dari landasan dan tersangkut di lumpur dan tidak dapat dipindahkan,” ujar perempuan asal AS itu.

Pihak bandara lantas membawa penumpang ke hotel untuk menginap serta mengganti jadwal penerbangan sebagai kompensasi atas gangguan tersebut. Insiden tersebut terjadi hanya berselang satu bulan setelah pesawat maskapai Bangladesh yang jatuh dan menewaskan 50 orang di lokasi yang sama.

Wilayah Nepal yang dikelilingi pegunungan memang cukup menyulitkan untuk operasional penerbangan. Kecelakaan pesawat dalam berbagai skala merupakan hal yang jamak ditemui di Nepal. Pada Maret 2015, sebuah pesawat milik maskapai Turkish Airlines tergelincir dari landasan pacu saat mendarat hingga mengakibatkan Bandara Internasional Tribhuvan ditutup selama empat hari. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close