HEADLINESHukum

Pihak-pihak Penolakan UU Omnibuslaw dari Fraksi Partai hingga Ormas,

BTN iklan

LEI, Jakarta– Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja segera disahkan. Laporan Panitia Kerja (Panja), dari 9 fraksi yang ada di DPR, dua fraksi menolak RUU tersebut.
“Adapun dua fraksi, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera belum menerima hasil kerja panja dan menolak RUU Cipta Kerja dilanjutkan dalam tingkat kedua dalam paripurna kali ini,” kata Supratman Andi Agtas dalam laporan Panja RUU Cipta Kerja di Rapat Paripurna DPR, Senayan, Senin (5/10/2020) pukul 16.00 WIB.

Tujuh fraksi lain, yaitu Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PPP, dan PAN, menerima RUU Cipta Kerja. Setelah dilaporkan di paripurna, RUU Cipta Kerja akan disahkan.

“Selama pembahasan tingkat Panja, dinamika dan materi-materi terkait pembahasan cukup dalam,” ujar politikus Gerindra ini.

Andi Agtas menjelaskan klaster ketenagakerjaan menjadi perhatian utama dalam pembahasan RUU ini. Dia menyatakan seluruh fraksi di DPR fokus memperjuangkan hak-hak pekerja yang diatur dalam RUU ini.
Dua pentolan buruh, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang tadi di Istana Kepresidenan.
Keduanya tiba di Istana Kepresidenan sempat berjumpa dengan awak media dan berjanji akan memberikan keterangan usai pertemuan tersebut. Namun ternyata keduanya tak terlihat keluar dan dikabarkan sudah meninggalkan kawasan Istana Kepresidenan.

Pertemuan itu berlangsung saat pembahasan mengenai pengesahan RUU Cipta Kerja di Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang berlangsung.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) Mirah Sumirat membenarkan perihal pertemuan tersebut. Namun dia mengaku belum mengetahui perihal pembicaraannya.

Mirah mengungkapkan saat ini dirinya dan pimpinan serikat buruh lainnya akan menggelar rapat. Pembahasannya mengenai hasil pertemuan dengan Jokowi.

“Ini mau rapat sekarang sama seluruh pimpinan, mau bahas terkait hasil pertemuan di Istana,” ucapnya, Senin (5/10/2020).

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami