Liputan

Pilot Lion Air Mogok Jadwal Kacau

BTN iklan

Jakarta-LEI, Maskapai niaga milik Rusdi Kirana, Lion Air, lagi-lagi menjadi sorotan. Sejumlah pilot menggelar aksi mogok terbang yang dipicu masalah tunjangan transportasi yang telat dibayar.

Aksi mogok tersebut menyebabkan puluhan penerbangan mengalami penundaan jadwal hingga beberapa jam. Kejadian itu sekaligus menambah daftar pan jang persoalan yang kerap melilit maskapai Lion Air dalam kurun dua tahun terakhir.

Padahal, Lion Air sejak 2010—2013 tercatat sebagai maskapai penerbangan yang paling banyak mengangkut penumpang terutama un tuk kelas penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC). Lion Group, terdiri dari Lion Air dan Wings Air, pada 2013 mengangkut tak kurang dari 37,7 juta penumpang.

Khusus untuk Lion Air saja, jumlah penumpang yang diangkut mencapai 34,1 juta melebihi gabungan penumpang Indonesia Air Asia dan Citilink. Bahkan maskapai Lion Air menguasai ham pir 60% pasar penumpang nasional yang pada 2013 mencapai 52,8 juta orang. Jumlah penumpang domestik terus meningkat hingga 68,8 juta pada 2015.

Menurut Dr. A. Sudiro (Dekan FH Untar), pilot dan awak kabin jika ada aspek kerugian maka yang bertanggung jawab adalah perusahaan (dalam UU No 1 Tahun 2009 an Permenhub 77 tahun 2011). Perusahaan memiliki konsekuensi terhadap penumpang. Jika terjadi masalah yang disengaja maka beban tersebut menjadi milik corporate, termasuk penggantian uang maupun asurans-asuransi yang ditimbulkan termasuk departing insurance.

Terkait tentang kerugian yang disebabkan, jika ada unsur kesengajaan bisa dituntut melebihi limit kerugian, lanjutnya.

Untuk itu menurut dia, aspek penerbangan sisi mutu pelayanan harus ditingkatkan termasuk kenyamanan dan keselamatan. Aspek keselamatan sendiri harus menjadi prioritas.

Pemerintah juga hendaknya memeperketat monitoring regulator operating.

Dampak kerugian pada penumpang, peumpang berhak melakukan gugatan kepada operator.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close