Internasional

PM Thailand Janji Gelar Pemilihan Nasional Pada Februari 2019

BTN iklan

BANGKOK – Perdana Menteri (PM) Thailand Prayuth Chan-o-cha berjanji bahwa pemilihan umum nasional di Negeri Gajah Putih akan digelar pada Februari 2019. Janji itu dibuat Chan-o-cha menyusul keputusan parlemen untuk menunda pelaksanaan undang-undang pemilihan parlemen.

“Pemilu perlu diadakan pada Februari 2019,” kata Prayuth dalam press briefing rutin sebagaimana dilansir AsiaOne, Rabu (28/2/2018).

“Saya juga tidak memiliki niat untuk tidak menggelar pemilu dan tetap berkuasa lebih lama,” tambahnya.

Prayuth menegaskan bahwa pemilihan umum harus digelar dalam jangka waktu tersebut meskipun seluruh proses rekrutmen komisioner pemilihan umum perlu dilakukan ulang.

“Tidak boleh ada kekosongan yang mempengaruhi pemilihan,” tegasnya.

Janji Prayuth mengenai pemilihan umum pada Februari mendatang adalah penundaan pemilihan nasional keempat yang dilakukan junta Thailand yang berkuasa sejak jadwal awal pemlihan yang seharusnya digelar pada 2015.

Namun, ada spekulasi mengenai apakah pelaksanaan pemilihan pada Februari 2019 bisa dilakukkan mengingat parlemen Thailand baru saja memutuskan untuk menunda undang-undang pemilihan anggota parlemen selama 90 hari. Keputusan itu secara efektif mendorong periode pemilihan nasional yang sebelumnya dijanjikan Prayut akan digelar pada November tahun ini.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close