Nasional

Polda DIY Dorong Pertumbuhan Industri Jasa Pengamanan

BTN iklan

Kulon Progo, LEI – Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pertumbuhan industri jasa pengamanan di Kabupaten Kulon Progo dalam rangka mendukung perkembangan investasi dan megaproyek bandara di wilayah itu.

Kasubditbin Satpam/Polsus Ditbinmas Polda DIY AKBP Ahmad Hanafi saat meninjau Kantor PT Satria Panji Menoreh Kabupaten Kulon Progo, Jumat, mengatakan industri jada pengamanan yakni badan usaha jasa pengamanan (BUJP) dalam hal ini saptam, di DIY berkembang pesat.

“Hal ini karena tingkat kebutuhan tenaga pengamanan sangat tinggi. Di Kulon Progo dengan adanya bandara, akan banyak tumbuh hotel, rumah sakit, bank hingga rumah makan, sehingga membutuhkan jasa pamswakarsa,” kata Ahmad Hanafi.

Menurut dia, pengamanan swakarsa diwadahi BUJP sisi penggunaan baik outsoursing atau tenaga kerja kontrak, pendidikan dan pelatihan. Di Kabupaten Kulon Progo ada tiga BUJP diklat dan satu BUJP outsoursing, termasuk PT Satria Panji Menoreh.

Ke depan, perusahaan ini diharapkan dapat mendukung pengamanan supaya di Kulon Progo tercipta rasa aman dan tertib lingkungan, baik kawasan industri maupun perusahaan yang akan berkembang dengan adanya bandara.

“Angka tindak kejahatan meningkat, kami berharap satpam juga harus meningkatkan profesionalisme. Seorang satpam harus mampu mendeteksi gangguan keamanan dengan langkah antisipasi supaya tidak mengembang pada gangguan atau kriminal,” katanya.

Sementara itu, Komisaris PT Satria Panji Menoreh (SPM) Rudhi Harsono mengatakan Kabupaten Kulon Progo merupakan segi tiga emas dengan adanya bandara. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh putra daerah dengan sebaik-baiknya.

PT SPM yang bergerak pada penyedia tenaga satpam, jasa pelatihan keamanan, jasa konsultasi keamanan, jasa sistem keamanan elektronik, sopir, pramusaji dan Office Boy (OB).

“Kami mendirikan PT SPM dalam rangka menjawab kebutuhan dan persaingan lapangan pekerjaan dengan adanya pembangunan bandara di Kabupaten Kulon Progo,” kata Rudi.

Ia mengatakan dirinya memiliki pengalaman di bidang tersebut, baik di dalam negeri dan luar negeri. Selain itu, dirinya banyak berpengalaman malang melintang di area umum. Jajaran managemen diisi oleh orang-orang yang berpengalaman dibidang keamanan dan ketenagakerjaan profesional.

“SPM merupakan pelopor perusahaan pendidikan “security dan outsourcing” di Kabupaten Kulon Progo,” kata Rudhi.

Selain itu, kata Rudi, PT SPM akan berperan aktif dalam mewujudkan zona bebas pengangguran di Kulon Progo. Dalam proses tumbuh berkembangnya PT SPM akan memaksimalkan sumber daya manusia lokal agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan di wilayah Kulon Progo, khususnya dengan adanya pembangunan Bandara Internasional Kulon Progo.

“Bandara merupakan kesempatan emas bagi masyarakat yang memiliki keahlian dan kami siap mencetak masyarakat Kulon Progo yang siap kerja dan memiliki keahlian di bidangnya,” ujarnya.

Rudhi Harsono mengatakan PT SPM mengedepankan sumbangsih nyata sebagai pelopor di bidang “Diklat Security dan Outsourcing” yang profesional dan berintregitas.

Pada operasionalnya PT SPM mengutamakan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus penempatan peserta didik PT SPM baik di instansi pemerintahan maupun swasta.

“Besar harapan kami PT SPM dapat membangun koordinasi dan kemitraan dengan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta lainnya demi tercapainya pelayanan yang berkualitas. Semoga kehadiran PT SPM bisa memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi warga Kulon Progo,” kata Rudhi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

37 Comments

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami