BTN iklan
Hukum

Polda Malut Bongkar Sindikat Narkoba Di Lapas

TERNATE, 9/6 (LEI) – Direktorat Narkoba Polda Maluku Utara (Malut) berhasil membongkar sindikat narkoba yang melakukan transaksi dikendalikan dari dalam Lapas Kelas II-B Ternate.

“Kurang lebih 13 kasus, 70 persen kasus yang ditangani itu mengarah ke Lapas kelas II-B Ternate dan tiga tersangka yang ditangkap pada bulan Juni 2018 yang didalamnya ada keterlibatan salah satu oknum pejabat Lapas kelas II-B Ternate, kronologis penangkapan sesuai dengan hasil penyelidikan dan akhirnya diketahui jaringannya dari Lapas,” kata Dires Narkoba Polda Malut, Kombes Pol Mirzal Alwi didampingi Kabid Humas, Hendry Badar saat menggelar temu wartawan di Ternate, Sabtu.

Menurut dia, selama dua bulan, Dires Narkoba Polda Malut berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus Narkoba yang mengarah kepada salah satu jaringan besar yang saat ini masih dikembangkan.

Salah satu pejabat Lapas yang ditangkap itu barang buktinya satu gram sabu yang kalau di uangkan sekitar Rp2.500.000,” katanya.

Sejak April dan Mei 2018 kemari, Dires Narkoba Polda Malut mengungkap kurang lebih 23 kasus, untuk April 8 kasus dan Mei 15 kasus, di mana Dires Narkoba Polda Malut menangani enam perkara di bulan April dan 8 perkara di bulan Mei, sedangkan Polres Ternate 2 perkara di bulan April dan 4 perkara di bulan Mei, sedangkan Polres Halut menangani 1 perkara di bulan Mei dan Polres Sula 2 perkara di bulan Mei, sehingga total 23 kasus selama dua bulan.

Kemudian untuk jumlah tersangka lanjut dia, sebanyak 30 orang dan jumlah barang bukti terdiri dari Ganja 122, 66 gram dan sabu 6,1 gram.

“Dari 22 kasus yang ada di Dires Narkoba ada 17 tersangka, kemudian Polres Ternate 9 tersangka dan Polres Sula 2 tersangka, Polres Halut 2 tersangka,” katanya.

Jika dibandingkan dengan kasus di bulan April-Mei 2017, dibandingkan bulan April-Mei 2018, mengalami kenaikan 14 kasus. Kalau di tahun 2017 itu 9 kasus di tangani, sedangkan di 2018 23 kasus yang di tangani, jadi naik kurang lebih 14 kasus, Jumlah tersangka narkoba yang ditangkap pada bulan April-Mei 2017 sebanyak 9 orang, sedangkan April-Mei 2018 sebanyak 30 tersangka Lokasi penangkapan di wilayah kota Ternate terbanyak di kelurahan Mangga Dua, Maliaro dan Soa. Sedangkan untuk Halut lokasi penangkapan di Dise Pitu sedangkan Haltim di Suagi Malaha 2 kasus kemudian di Kepulauan Sula di Desa Wai Ipa 2 kasus.

Dires Narkoba membantah isu yang beredar bahwa yang tertangkap kasus Narkoba yang ditangani saat ini ada oknum PNS, ia mengaku, semau kasus yang di bongkar ini sesuai hasil penyelidikan.

[Antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close