Liputan

Presiden Baru Zimbabwe Umumkan Pemberian Amnesti

BTN iklan

HARARE, (LEI) – Presiden baru Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa mengumumkan pemberian amnesti atau pengampunan terhadap pengembalian dana yang secara ilegal disimpan di luar negeri. Program amnesti ini rencananya akan berlangsung selama 3 bulan lamanya baik itu ditujukan untuk individu perorangan atau perusahaan.

Pemerintah Zimbabwe memastikan akan menangkap dan mengadili mereka yang tak mengikuti program amnesti tersebut. Kebijakan ini diketahui merupakan bagian dari program pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden Mnangagwa. Mnangagwa bersumpah untuk memberantas praktek korupsi yang telah menjadi endemik di bawah pemerintahan Mantan Presiden Robert Mugabe yang berlangsung selama 37 tahun.

“Mereka yang menyimpan dana di luar negeri didorong untuk memanfaatkan moratorium tiga bulan ini untuk mengembalikan dan dan aset tersebut. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari rasa sakit dan kebencian,” ujar Mnangagwa sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (29/11/2017).

Sang Presiden baru Zimbabwe menghadapi banyak tekanan terutama terkait masalah ekonomi negara yang bobrok. Di hadapan Kepala Kementerian Zimbabwe, Mnangagwa menyatakan, bahwa ia akan menyusun sebuah pemerintahan “lebih ramping” dengan menggabungkan beberapa departemen guna meningkatkan efisiensi.

Kritikus Zimbabwe menyebut, dana layanan sipil telah membengkak dan menghabiskan sekitar 90% anggaran nasional. Mnangagwa berjanji untuk membangun kembali ekonomi dan memperbaiki mata pencaharian warga Zimbabwe.

“Pemerintahan saya tidak akan memiliki toleransi terhadap kemacetan birokrasi yang menghambat layanan kepada warga, investor atau pemangku kepentingan lainnya,” tegas Mnangagwa.

Smentara itu, Presiden Mnangagwa juga diperkirakan akan segera mengumumkan kabinet pemerintahannya pada pekan ini. Pria berjuluk ‘Si Buaya’ itu resmi dilantik menjadi orang nomor satu di Zimbabwe pada Jumat 24 November dengan sambutan hangat dari rakyat.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × five =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami