InternasionalLiputan

Presiden Brazil Tidak Akan Mundur Walaupun Terkena Kasus Mega Korupsi

BTN iklan

JAKARTA/Lei –Presiden Brasil Michel Temer menyatakan tidak akan mundur karena dugaan terlibat dalam penyuapan seorang calon saksi dalam skandal korupsi besar di negeri itu.

Sebelumnya Mahkamah Agung Brasil menyetujui penyelidikan atas tuduhan yang melibatkan Temer.

Lewat pidato di TV yang memperlihatkan kemarahan, Presiden Temer menambahkan akan membuktikan diri tidak bersalah di pengadilan. Dia juga memperingatkan upayanya mengangkat perekonomian dari resesi bisa ke luar dari jalurnya kalau dirinya dipersoalkan.

“Saya tidak akan mundur. Saya tahu yang sudah saya lakukan,” tegas pria yang menjadi presiden tahun lalu setelah pendahulunya, Dilma Rousseff, dimakzulkan karena terlibat korupsi.

Koran terkenal Brasil, O Globo melaporkan Temer terekam ketika sedang membahas pembayaran untuk membungkam mantan ketua parlemen, Eduardo Cunha, yang sedang dipenjara.

Rekaman itu berisi percakapan antara Temer dengan Joesley Batista, seorang pimpinan puncak JBS yang merupakan raksasa industri daging.

Dia direkam secara rahasia oleh Batista, menurut Globo.

Ketika Batista mengatakan kepada Temer bahwa dia membayar Cunha untuk tetap diam, lapor Globo, Temer terdengar mengatakan, “Kau harus tetap membuat seperti itu, oke?”

Tidak disebutkan bagaimana koran tersebut mendapat rekaman pembicaraan dan dalam hal apa pula Cunha diminta untuk diam.

Dalam pidatonya di TV, Temer menegaskan, “Saya tidak pernah menyetujui pembayaran apapun untuk seseorang agar dia diam. Saya tidak membeli diamnya seseorang. Saya tidak takut tuduhan.”

Bakal Dimakzulkan?

Presiden Temer saat ini sudah amat tidak populer di Brasil, namun partainya yang beraliran kanan tengah bisa berkuasa sebagai bagian dari koalisi pemerintahan.

Partai-partai oposisi sudah meminta agar digelar pengadilan awal dan pemakzulan atas Temer sebagaimana dikutip BBC.co.uk, Jumat (19/5/2017).

Tuduhan atas keterlibatan Temer dalam membungkam calon saksi sudah mengguncang bursa Brasil karena para investor khawatir jika Temer disingkirkan maka upayanya untuk membawa Brasil ke luar dari resesi akan ke luar dari jalurnya.

Harga saham turun lebih dari 10% saat awal perdagangan, dan perdagangan sempat dihentikan sementara.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami