InternasionalLiputan

Presiden Tanzania Undang Perusahaan Indonesia Berinvestasi

BTN iklan

Jakarta/Lei – Presiden Tanzania John Pombe Magufuli mengundang perusahaan Indonesia untuk berinvestasi sambil memuji kehadiran Indonesia sebagai mitra penting bagi negara Afrika tersebut.Image result for President Tanzania John Pombe Magufuli

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Magufuli dalam pertemuannya dengan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Republik Persatuan Tanzania, Prof. Ratlan Pardede setelah menyerahkan Surat Kepercayaan di State House, Dar es Salaam, pada Selasa (1/8), demikian keterangan KBRI di Dar es Salaam yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dalam rangkaian acara penyerahan Surat Kepercayaan, Dubes Pardede juga berkesempatan untuk melakukan pembicaraan yang hangat dengan Presiden Magufuli terkait upaya kedua pemerintah untuk memperkuat hubungan bilateral.

Presiden Magufuli sangat menghargai kehadiran Indonesia sebagai salah satu mitra penting Tanzania dari Asia Tenggara serta ingin belajar lebih banyak mengenai keberhasilan Indonesia mencapai pembangunan ekonomi.

“Saya sangat mendorong agar hubungan baik yang terjalin sejak lama antara Indonesia dengan Tanzania dapat semakin erat serta dapat menyejahterakan rakyat kedua negara,” ungkap Presiden Magufuli.

Sementara itu, Dubes Pardede menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan dan mempererat hubungan diantara kedua negara.

“Selama bertugas, saya sangat berkeinginan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Tanzania yang saling menguntungkan kedua negara,” ujar Dubes.

Menanggapi keinginan Pemerintah Indonesia, Presiden Magufuli mendukung rencana itu serta akan menugaskan jajarannya untuk membantu kelancaran upaya tersebut.

Hubungan Indonesia dan Tanzania telah terjalin sejak lama. Presiden pertama Tanzania, Julius Nyerere merupakan salah satu sahabat karib Presiden Pertama RI Sukarno. Kedua tokoh tersebut sama-sama memperjuangkan kemerdekaan bangsa-bangsa yang terjajah melalui Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB).

Tanzania memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di kawasan Afrika dan Sub-Sahara, sekitar tujuh persen pada tahun 2010-2015.

Komoditas ekspor utama RI ke Tanzania antara lain minyak kelapa sawit, kertas, tekstil, ban, sabun dan produk kain alas bayi. Sementara impor utama Indonesia dari Tanzania antara lain tembakau, kapas, kakao dan kacang-kacangan.

Tanzania merupakan negara di kawasan Afrika Timur yang juga merupakan lokasi dari kantor pusat Kerja Sama Afrika Timur (EAC/East African Cooperation).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami