HEADLINESNasional

Prihatin Nasib KPK, APPTHI Medatangi KPK

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) –  Kondisi KPK saat ini banyak dikhawatirkan oleh banyak pihak, tak terkecuali APPTHI (Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia) yang turut prihatin terhadap kondisi KPK saat ini. Seperti Kasus KPK yang terbaru ini  lolosnya setnov dari status tersangka E-KTP, supaya tidak terulang lagi.

APPTHI akan selalu mensupport langkah-langkah KPK. Selain itu dibicarana kerjasama antara KPK dengan Fakultas Hukum di Indonesia.

Saat ini mahasiswa lulus terdapat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah)  untuk ditanda tangani dengan KPK. Maksud tersebut berarti lulusan mahasiswa tersebut terlibat dengan pencegahan korupsi.

Ketua APHI (Asosiasi Profesi Hukum Indonesia)  Ahmad Sudiro menjelaskan adanya program sinergitas APPTHI dengan KPK tersebut dapat dijalankan maka sinergitas organisasi dengan KPK dapat bermanfaat bagi profesi dan mahasiswa untuk pencegahan tindak pidana korupsi

Dr M. Subagyo mengungkapkan keprihatinan terhadap negara yang makin rusak, kondisi politik, korupsi makin banyak. Berharap kepada KPK terhadap persoalan kepemimpinan yang salah yaitu bagaimanan kurikulum anti korupsi dapat diserap oleh mahasiswa maupun anak SMP dan SMA dan dapat tertanam dengan baik. Kasus  Setya Novantosemakin membuat kondisi hukum terobek-robek, lanjutnya.

Pimpinan KPK mengatakan grafik indeks pencegahan korupsi di indonesia terus meningkat tiap tahunnya. “Mari kita optimis. Mari kita berusaha”
Mengenai program SKPI untuk ditandatangani oleh KPK itu penting sekali bahwa pendidikan pembentukan karakter sebaiknya dilakukan sejak dini.

Pesan KPK terhadap APPTHI dalam pembahasan UU,  KPK membutuhkan saran dan review kepada APPTHI.

KPK mohon bilamana Perguruan Tinggi untuk memberikan kuliah umum silahkan tinggal mengirimi surat ke KPK,  agar muncul bibit-bibit ahli KPK.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami