Hukum

Prof. Eman Tak Setuju Hal Pemotongan Usia Jabatan Hakim

BTN iklan

JAKARTA, (LEI/Gatra) – Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman mengaku tidak sependapat jika usia jabatan hakim dipotong sebagaimana dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Jabatan Hakim yang sedang dibahas pemerintah dan DPR.

“Kalau soal penurunan usia, saya sepakat dengan panjenengan [menolak]. Penurunan [usia] hakim agung saya juga tidak sepakat, di AS seumur hidup,” kata Eman dalam Focus Group Discussion “Tepatkan Penerapan Konsep Share Responsibility antara Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial” di Jakarta, Selasa (20/6).

Eman juga menilai KY tidak berkepentingan dengan pemotongan usia jabatan hakim yang tertuang di dalam Rancangan Undang-Undang Jabatan Hakim, yakni berusia 60 tahun bagi hakim pertama, berusia 63 tahun bagi hakim tinggi, dan berusia 65 tahun bagi jabatan hakim agung.

Ada beberapa faktor yang bisa dianalisis, di antaranya jangan-jangan pemerintah kurang dana sehingga tidak mau menggaji lebih lama para hakim. Hal ini juga mungkin kasusnya seperti kekurangan ribuan profesor akibat sulitnya mendapat gelar itu dengan adanya berbagai alasan.

“Seperti hanya profesor defisit berapa ribu, tapi tidak diangkat dengan berbagai persoalan, karena pemerintah tidak punya uang untuk gaji Rp 10 juta per orang, dan elit tidak berkepentingan untuk menurunkan usia hakim,” katanya.

Eman berpendapat, share responsibility antara MA dan KY merupakan keniscayaan dengan syarat Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) dan MA harus “legowo” demi kebaikan hakim itu sendiri, karena tanpa “kelegowoan” itu tidak akan pernah terjadi.

Soal pandangan bahwa jika KY ikut mengevaluasi kinerja hakim agung dan menyeleksi calon hakim agung bisa menempatkan MA di bawah KY, Eman tidak sependapat, karena KY tidak menganggap para calon hakim agung itu lebih rendah dan para hakim tinggi harus bersaing dengan doktor itu juga tidak merendahkan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close