BTN ads
EntertainmentLifestyle

‘Profesor Snape’ Sempat Frustasi Saat Syuting ‘Harry Potter’

Jakarta (LEI) – Alan Rickman, pemeran Profesor Severus Snape diketahui sempat stres dan frustasi saat menjalani proses syuting Harry Potter. Dia mencurahkan hal tersebut dalam buku hariannya yang telah terkuak ke publik.

Buku harian Rickman merupakan satu dari sejumlah koleksi peninggalan sang aktor Inggris tersebut yang dimiliki oleh kolektor Neil Pearson Rare Books.

Dalam buku harian Rickman yang diungkap Neil Pearson, terdapat sebuah pesan singkat yang ditulis oleh produser Harry Potter, David Heyman.

Heyman menulis pesan singkat dalam bentuk memo untuk Rickman itu usai rilis serial ke-dua Harry Potter, the Chamber of Secrets (2002).

“Terima kasih telah membuat HP2 sukses,” kata Heyman. “Saya tahu, kadang, kau frustasi namun ketahuilah bahwa kau adalah bagian penting dalam film ini. Dan kau genius,”

Dalam buku harian tersebut, terungkap pula bahwa Rickman sempat merasa stres menghadapi sutradara empat film terakhir Harry Potter, David Yates.

David Yates merupakan sutradara terlama yang menggarap serial Harry Potter. Dari delapan film waralaba kisah penyihir muda itu, Yates menggarap mulai dari seri ke-lima hingga ke-delapan.

Tulisan Rickman yang menggambarkan frustasinya kepada Yates diketahui ketika mereka menggarap seri ke-enam Harry Potter, The Half-Blood Prince (2009).

“Seolah-olah David Yates telah memutuskan bahwa hal ini tidak penting yang berkaitan dengan hal tertentu, seperti daya tarik dari penonton remaja,” tulis Rickman.

Harry Potter and The Half-Blood Prince mulai mengungkap rahasia Snape yang diperankan Rickman dan peran pentingnya dalam kematian Albus Dumbledore.

Namun posisi penting dari Snape mulai terjawab dalam kisah terakhir Harry Potter, The Deathly Hallows yang dibagi menjadi dua bagian film. Snape menjadi salah satu kunci penting Harry Potter dapat mengalahkan musuh bebuyutannya, Lord Voldemort.

Bukan hanya catatan kecil Rickman, Neil Pearson mengungkapkan arsip itu turut memuat dokumentasi, foto-foto pribadi, materi hubungan masyarakat, film, teater dan penghargaan.

Pun ada pula catatan yang ditulis langsung oleh JK Rowling dan Daniel Radcliffe, yang ditaksir bernilai 950 ribu poundsterling atau Rp17,6 juta.

Neil Pearson bersama keluarga Rickman bersama-sama menyusun kembali arsip peninggalan sang aktor.

“Ini koleksi menakjubkan. Ada 35 kotak, ada naskah Truly Madly Deeply di sana dan Robin Hood Prince of Thieves pula,” kata Pearson kepada The Mirror, dikutip NME.

“Setiap naskah atas pertunjukan atau film yang ia mainkan, semua catatan hariannya dan jumlah besar dari berbagai korespondensi dari sebagian besar orang yang kalian kenal.” lanjutnya.

Alan Rickman meninggal dunia karena penyakit kanker pada 14 Januari 2016 di usia 69 tahun.

Aktor asal Inggris itu menutup usia di tengah keluarganya yang sedang berkumpul di London, seperti yang dilansir The Guardian.

Selain dalam film Harry Potter, Rickman juga dikenal setelah beradu akting dalam film Love Actually dan Robin Hood: Prince of Thieves.  [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close