Hukum

PSHK: Pelaku Penyerangan Terhadap Novel Harus Dijerat Rintangi Penyidikan e-KTP

BTN iklan

Jakarta, LEI – Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) meminta penegak hukum untuk menjerat para pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pasal tindak pidana menghalang-halangi atau merintangi proses penyidikan kasus e-KTP.

“Meminta KPK dan Kepolisian perlu selidiki potensi kaitan antara teror terhadap Novel dengan upaya obstruction of justice sesuai dengan Pasal 21 dan 22 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata peneliti dari PSHK, Miko Ginting, di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Menurut Miko, penegak hukum harus menjerat para pelaku dengan pasal di atas, karena penyiraman air keras terhadap Novel itu erat kaitannya dengan penyidikan kasus korupsi e-KTP yang sedang dilakukan KPK.

“Tidak bisa dilepaskan bahwa penyerangan ini berhubungan erat dengan kerja Novel sebagai penyidik KPK,” katanya.

Penyiraman itu erat dengan perkara pengusutan korupsi e-KTP, karena Novel merupakan penyidik selagus Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) kasus korupsi yang sedang ditanganinya bersama penyidik lain di KPK.

“Novel Baswedan adalah penyidik KPK untuk kasus-kasus yang kompleks, hingga yang terkini ekskalasi kasus e-KTP yang juga sedang meningkat,” ujar Miko.

PSHK juga meminta Polri segera menangkap pelaku dan aktor intelektualnya. “Pihak Kepolisian segera bekerja dengan serius untuk menemukan pelaku serangan keji ini,” tandasnya.

Sedangkan untuk KPK, PSHK meminta agar segera memberlakukan mekanisme proteksi terhadap penyidik, penuntut, dan segenap pegawai yang sedang bekerja membongkar kasus-kasus tindak pidana korupsi.

“Penyerangan brutal pada Novel Baswedan ini menunjukkan bahwa agenda pemberantasan korupsi selalu mendapat perlawanan balik. Serangan ini adalah satu dari serangan nyata terhadap pemberantasan korupsi setelah serangan-serangan sebelumnya,” kata Miko.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami