Hukum

PT Bhineka Karya Manunggal nego dengan PT.Bank Negara Indonesia

BTN iklan

JAKARTA/Lei — PT Bhineka Karya Manunggal mengaku siap bernegosiasi dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk. soal perbedaan nominal utang dalam proses restrukturisasinya.

Kuasa hukum PT Bhineka Karya Manunggal M. Ashar Sarifudin mengatakan pertemuan prinsipalnya dengan pihak bank sangat diperlukan untuk kelancaran proses pencocokan tagihan. Jumlah tagihan bank akan menentukan besaran hak suara yang didapat untuk setiap pengambilan keputusan termasuk voting proposal perdamaian.

“Hingga saat kami ini tidak mengakui denda dan bunga, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya negosiasi lebih lanjut dengan pihak bank agar menemukan solusi terbaik,” kata Ashar, Minggu (11/9).

Dia menjelaskan alasan penolakan klaim bunga dan denda karena bank berkode BBNI tersebut tidak mencantumkannya dalam klausul yang disepakati dalam surat perpanjangan fasilitas pinjaman. Padahal, debitur selalu membayar bunga dalam cicilannya hingga 2015.

Pihaknya mengaku tidak adanya klausul tersebut membuat debitur hanya mau membayar utang pokok terhitung sejak 2016. Adapun, tagihan konkuren terkait dengan pembayaranletter of credit (LC) yang diajukan bank juga ditolak dan tidak diakui.

Total tagihan BBNI yang merupakan kreditur separatis terhadap debitur mencapai Rp565,4 miliar. Tagihan tersebut terdiri dari sifat konkuren senilai Rp63,1 miliar dan separatis atau terdapat jaminan sebesar Rp502,3 miliar.

Dalam rapat, salah satu pengurus restrukturisasi utang PT Bhineka Karya Manunggal Widia Gustiwardini menuturkan debitur juga harus memastikan kembali utangnya terhadap sejumlah kreditur. Terdapat empat klaim tagihan kreditur, termasuk BNI, yang belum cocok.

“Kami memberikan kesempatan bagi debitur dan kreditur yang belum sepakat untuk membicarakan kembali dengan tenggat waktu pekan depan,” kata Widia, Kamis (8/9)

Dia menuturkan kreditur tersebut yakni dua tagihan serikat mantan karyawan dan PT Anugerah Citra Mandiri Sejahtera. Permasalahan tagihan 632 mantan karyawan yakni terkait adanya kesamaan klaim yang diajukan dalam satu nama.

Pengurus menjelaskan terdapat mantan karyawan yang ternyata mengajukan klaim ganda, yakni melalui serikat pekerja dan atas nama pribadi. Pihaknya beserta debitur akan melakukan pencocokan kembali terhadap tagihan tersebut.

Ada juga klaim dari 132 eks-karyawan, lanjutnya, yang ingin mengajukan tagihan sebesar Rp11 miliar langsung kepada debitur. Menurutnya, semua kreditur harus menagih melalui tim pengurus karena debitur sudah berstatus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Hal itu sesuai dengan Pasal 270 Undang-undang No. 37/2004 tentang Kepailitan dan PKPU, yakni tagihan harus diajukan kepada tim pengurus dengan melampirkan surat tagihan beserta bukti dokumen pendukung tertulis.

“Kalau debitur dan kreditur tidak bisa mencapai titik temu, kami yang akan menentukan sikap berdasarkan dokumen pendukung utang yang telah masuk,” ujarnya.

Widia juga memaparkan terdapat tagihan sembilan kreditur yang terlambat dalam mengajukan klaim, atau melewati batas waktu pendaftaran. Mereka terlambat karena baru mengetahui bahwa debitur sedang menjalani proses PKPU.

Debitur mengakui seluruh tagihan tersebut setelah tim pengurus membantu mencocokannya dengan bukti pendukung. Adapun, seluruh kreditur secara aklamasi juga menerima tagihan kreditur terlambat untuk dimasukkan dalam daftar utang.

Tim pengurus menjadwalkan pencocokan utang sudah rampung pada pekan depan dan menghasilkan hak suara. Debitur juga diminta untuk segera mempersiapkan proposal perdamaian.

Adapun, rapat permusyawaratan majelis hakim akan diadakan pada 15 September 2016.(bisnis.com)

Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

  1. Mr. Andy Saputra
    President Director
    PT. Bhineka Karya Manunggal

    Datatex dan PT. Surya Data Infokreasi bergabung untuk Pasar Manufaktur Tekstil Indonesia

    Dear Bapak Andy Saputra,

    Kami telah memperoleh rincian kontak Bapak dari Buku Panduan Tekstil & Garment Indonesia.

    Tujuan dari surat ini adalah untuk mengumumkan kemitraan Surya Data baru-baru ini dengan Datatex yang berbasis di Eropa, sebagai pemasok global terkemuka untuk solusi ERP yang didedikasikan khusus untuk industri manufaktur tekstil dan garmen.

    Surya Data bergerak dalam bisnis penyediaan solusi ahli untuk industri apparel & garmen sejak tahun 2011 dan telah bertahun-tahun membantu banyak perusahaan lokal untuk keberhasilan yang lebih tinggi dan daya saing yang berkelanjutan.

    Dengan adanya kebutuhan mendesak industri manufaktur tekstil di Indonesia solusi ERP khusus tekstil, kami telah memilih Datatex sebagai mitra kami untuk memungkinkan kami dalam memperluas industri kami yang terfokus pada konsultasi & IT juga ke sisi pasar tekstil.

    Dalam upaya kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang tantangan-tantangan khusus dan kebutuhan produsen tekstil & garmen dalam hal IT / solusi ERP, kami dengan hormat meminta Bapak untuk meluangkan waktu dalam meeting perkenalan. Ini akan membantu kami dan akan, pada saat yang sama menjadi nilai besar untuk Bapak / perusahaan Bapak untuk mempelajari lebih lanjut tentang Surya Data dan bagaimana kita mungkin bisa menjadi mitra dan nilai tambah bagi kesuksesan perusahaan Bapak di masa depan.

    Tim kami akan menghubungi Bapak dalam beberapa hari ke depan untuk mengkonfirmasi hari, waktu dan tempat meeting tersebut. Bapak juga bisa langsung menanggapi e-mail kami dengan mengkonfirmasi hal tersebut.

    Untuk informasi langsung mengenai Surya Data silahkan kunjungi kami di http://www.suryadata.com dan Datatex di http://www.datatex.com.

    P.S. : Klik tautan ini untuk melihat pengumuman kerjasama resmi kami.
    http://suryadata.com/2017/01/06/datatex-and-surya-data-infokreasi-team-up-for-the-indonesia-textile-manufacturing-market/

    Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    AMOR – Your Garment System Specialist
    Has been used for more than 2,500 users in the Indonesian garment and still growing

    REDS XP – A Modern & Integrated Indonesian ERP
    100% Indonesia, Center for Diversity & Unity

    Regards,
    Mrs. Octaliana Jasintha (Nana)
    Customer Relation Assistant Manager
    Komplek Rukan Sedayu Square Blok F/12
    Jl.Lingkar Luar Cengkareng, Cengkareng Barat
    Jakarta Barat – 11730 – Indonesia
    +62 21 2255 6205
    +62 857 143 51 541
    [email protected]

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami