Hukum

PT Hanjung Indonesia Siapkan PKPU

BTN iklan

JAKARTA/Lei  — Perusahaan konstruksi asal Korea Selatan PT Hanjung Indonesia berniat mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) untuk menghindari kepailitan.

Rencana pengajuan PKPU sukarela itu termuat dalam jawaban atas permohonan kepailitan yang diajukan oleh PT International Paint Indonesia kepada perusahaan yang beroperasi di Lampung tersebut. PT Hanjung Indonesia (termohon) diklaim memiliki utang yang jatuh tempo dan dapat ditagih ke pemohon pailit sebesar Rp295.075 juta dan  US$129.189 atas jual beli cat.

Legal dari PT Hanjung Indonesia Handri Martadinyata mengatakan pihaknya sesegera mungkin mengajukan PKPU secara sukarela di Pengadian Niaga Jakarta Pusat. Termohon memilih untuk merestrukturisasi utang perusahaan ketimbang harus jatuh pailit.

Pasalnya, dia mengaku sudah ada investor yang akan mengakuisisi perusahaan. Investor asal Korea Selatan itu disebut-sebut dapat menyelematkan PT Hanjung Indonesia dari lilitan utang kepada para kreditur.

“Secepatnya kami mendaftarkan PKPU secara terpisah,” katanya usai sidang yang beragendakan jawaban, Rabu (18/1).

Dia mengaku telah mengantongi sepuluh investor yang berminat membeli saham PT Hanjung Indonesia. Detail investor baru dapat disampaikan pada publikasi perusahaan pada 31 Januari mendatang, sekaligus siapa yang jadi pemenangnya.

Handri menyatakan Hanjung Indonesia sudah tidak lagi beroperasi sejak pertengahan 2015 akibat melemahnya ekonomi global. Perusahaan juga merumahkan seluruh karyawan sepanjang 2016. Kendati begitu, hak dan kewajiban karyawan masih dibayarkan secara penuh.

Dengan kondisi seperti itu, termohon tidak membantah utangnya kepada para kreditur, termasuk kepada pemohon pailit. Meski begitu, pihaknya menginginkan masalah utang dengan pemohon dapat diselesaikan lewat proses restrukturisasi.

“Nanti jika investor telah ditentukan, kami berharap proses ini akan berakhir damai di luar persidangan dan utang dapat direstrukturisasi,” ungkapnya.

Handri juga mengklaim pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan manajemen International Paint Indonesia untuk penyelesaian perkara ini.

Ditemui terpisah, kuasa hukum PT International Paint Indonesia Rido Berlianto Simbolon enggan memberikan komentar terkait dengan rencana pemohon mengajukan PKPU.

Perkara ini bermula ketika termohon diklaim memiliki utang yang belum dibayar dan sudah jatuh tempo. Dalam berkas permohonan, pemohon menyatakan antara PT Hanjung Indonesia dan PT International Paint Indonesia telah terjadi hubungan kerja dalam bentuk perjanjian yang mengikat. Sehingga, termohon wajib untuk membayarkan utang-utangnya kepada pemohon.

Adapun jatuh tempo pembayaran utang yaitu pada April dan Agustus 2015 dengan total Rp295.075 juta dan US$129.189. Menurutnya, transaksi antara pemohon dan termohon mulai mengalami kendala pada 2015.

SOMASI

Permohonan pailit ini diajukan lantaran pemohon ingin mendapatkan kepastian dan kejelasan mengenai utang-utangnya. Pihaknya juga mengklaim telah melayangkan somasi kepada termohon sebagai salah satu syarat permohonan pailit.

Kendati begitu, pihaknya belum dapat mengajukan kreditur lainnya. Adapun syarat permohonan kepailitan berdasarkan UU No. 37/2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang  yaitu utang  telah jatuh tempo dan dapat dibuktikan secara sederhana serta debitur memiliki lebih dari satu kreditur.

Rido mengaku PT Hanjung Indonesia memiliki lebih dari satu kreditur. Namun kreditur lain memililh menempuh jalur hukum gugatan perdata dengan tuduhan wanprestasi.

Menurut dia, gugatan perdata dinilai tidak efektif dan memakan waktu lama. Oleh karena itu, pihaknya akan mengkomunikasikan untuk mengajak kreditur lain memohonkan pailit.

Perlihatkan Lebih

5 Komentar

  1. Please let me know if you’re looking for a article writer for your site.
    You have some really good posts and I think I would be a good
    asset. If you ever want to take some of the load off, I’d absolutely love to write some material for your blog in exchange for a link
    back to mine. Please send me an email if interested.
    Regards! natalielise plenty of fish

  2. You actually make it appear so easy with your presentation however I find this matter to be really something which I
    feel I might by no means understand. It seems too complex and extremely
    extensive for me. I’m taking a look forward to your subsequent publish, I will attempt to get the hang of it!

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami