Hukum

PT NKE Terangka Korupsi RS Unud

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya merilis status tersangka PT Duta Graha Indah (DGI) yang kini bernama PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE). Perusahaan ini menjadi tersangka koporasi pertama di KPK.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di KPK, Jakarta, Senin (24/7/2017), menyampaikan, penetapan PT NKE sebagai tersangka setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup, sehingga menaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Jadi setelah KPK melakukan pulbaket, termasuk permintaan keterangan dari sejumlah pihak, KPK memandang telah mempunyai bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK menetapkan PT DGI yang telah berubah nama menjadi PT NKE, sbagai pidana korporasi pertama di KPK,” ujarnya.

Penetapan tersangka PT DGI yang berganti nama menjadi PT NKE itu merupakan pengembangan kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Universitas Udayana (Unud) tahun anggaran 2009-2010.

Penetapan PT DGI sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan tersangka sebelumnya Dudung Purwadi, Dirut PT DGI saat itu dan Made Mergawa selaku pejabat pembuat komitmen.

PT DGI yang kini berubah menjadi PT NKE melalui tersangka Dudung Purwadi melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam pembangunan RS Unud sehingga merugikan keuangan negara Rp 25 milyar dari proyek senilai Rp 138 milyar.

KPK menyangka PT DGI yang kini bernama PT NKE melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami