EkonomiFinansialHEADLINESLiputanNasionalOpini

PT Pertamina mencatatkan kerugian mencapai Rp11 Triliun

BTN iklan

Legal Era Indonesia- Kerugian PT Pertamina saat ini sedang sering diperbincangkan di twitter ditengah pandemi Covid-19 ini.

Pada kesempatan ini warganet tengah menyoroti Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dengan kinerja sebagai Komisaris saat ini sedang menjadi sasaran Bully-an

Sore ini, nama Ahok mulai beranjak jadi yang terpopuler di indonesia. Setidaknya sudah ada 1.945 tweet yang mengarah kepada Ahok.
“Ahok tidak becus kerja,” ujar salah satu warganet, @mpuanon dikutip Senin, 24 Agustus 2020.

Namun tak sedikit pula warganet yang mendukung Ahok. Menurutnya, Ahok bisa meminimalisir kerugian.
“Untung ada Ahok. Kalau tidak ada beliau, mungkin kerugian Pertamina bakal melonjak jadi 44 T,” ujar @TofaTofa_id.
Banyak perdebatan yang membahas masuknya Ahok sebagai Komisaris Pertamina itu. Pembelaan terhadap Ahok juga dibantah lagi oleh warganet lainnya.

“Kalau tidak ada Ahok bisa rugi 33 T. *ini contoh narasi utk cebong biar mampu beragumen,” kata @DonAdam68.

Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina mengalami kerugian mencapai US$767,91 juta, atau setara Rp11,13 triliun pada Semester I-2020. Angka itu dengan asumsi kurs Rp14.500 per dolar Amerika Serikat.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan capaian mereka pada periode yang sama 2019, di mana perusahaan minyak pelat merah itu mampu menghasilkan laba sebesar US$659,95 juta atau sekitar Rp9,56 triliun.

Dari ikhtisar laporan keuangan Pertamina per 30 Juni 2020 yang dikutip Legal Era Indonesia, terdapat penurunan penjualan dan pendapatan usaha sekitar 24,71 persen, dari US$25,54 miliar menjadi US$20,48 miliar.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami