HukumLiputanNasional

Puluhan Ribu Warga Desak Bentuk Tim Pencari Fakta untuk Kasus novel Baswedan, Tapi Polda Berkata Lain

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Ternyata ada banyak pihak yang mendesak pembentukan tim pencari fakta (TPF) untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Padahal sudah sepuluh bulan, kasus yang menimpa penyidik senior KPK itu tak kunjung terungkap. Namun, Polda Metro Jaya sebagai pihak yang mengusut kasus tersebut memiliki pandangan lain.

“Kami rasa masih belum perlu. Kami masih bekerja keras, dan dari kami juga sudah bersama-sama dengan penyidik KPK (mengusut kasus),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (25/2).

Dia menegaskan, sekalipun sudah ada 65 masyarakat yang meminta adanya TPF, hal itu masih belum diperlukan karena penyidikan masih berjalan. Penyidik juga akan segera meminta keterangan dari Novel.

“Masih memerlukan beberapa jawaban dari pertanyaan yang di Singapura belum dijawab,” terang dia. Surat panggilan akan dikirim ke alamat tinggal Novel di Kelapa Gading, Jakarta Utara. “Ya kami akan buatkan suratnya,” tambahnya.

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi beberapa waktu yang lalu membuat petisi pembuatan TPF di kasus Novel. Atas petisi itu, sudah ada 65ribu-an tanda tangan dari masyarakat yang setuju pembentukan TPF.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami