Hukum

Rekaman Video Jaksa KPK Bikin Fredrich Terdiam

BTN iklan

Jakarta, LEI – Terdakwa Fredrich Yunadi terdiam setelah jaksa penuntut umum Komosi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman video yang menunjukkan mantan kuasa hukum Setya Novanto itu tidak mampu menunjukkan surat kuasa dari kliennya.

Fredrich yang duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (7/5/2018), awalnya membantah tidak mempunyai surat kuasa dari Setya Novanto saat penyidik KPK, Riska Anungnata, memberikan keterangan sebagai saksi.

Riska mengatakan, saat pihaknya sedang mencari keberadaan tersangka Setya Novanto di rumahnya. Fredrich sempat meninggalkan penyidik karena tidak mampu menunjukkan surat kuasa sebagai kuasa hukum dari Setya Novanto.

Fredrich berkilah tak bisa meninggalkan ruangan atau rumah Novanto untuk mengambil surat kuasa karena penyidik sudah memenuhi rumah Novanto untuk melakukan penggeledahan.

Terdakwa Fredrich berdalih bahwa surat kuasanya berada di dalam mobilnya yang diparkir cukup jauh dari rumah Setya Novanto. “Bagaimana saya bisa meninggalkan rumah (Novanto),” ujarnya kepada saksi Riska.

Riska menjawab, bahwa ia tidak menyebut terdakwa Fredrich meninggalkan rumah Setya Novanto. “Tapi saya bilang bahwa anda pergi dari hadapan kami pada saat itu,” katanya.

Untuk membuktikan apa yang terjadi, tim jaksa penuntut umum KPK pun memutar rekaman video hasil dokumentasi oleh tim supporting KPK saat penyidik tengah mencari keberadaan Novanto di rumahnya pada tanggal 15 November 2017.

Dalam rekaman video tersebut, Fredrich pergi ke luar rumah Novanto menuju mobilnya. Kemudian mengambil sebuah tas kecil yang menurut Fredrich berisi surat kuasa dari Setya Novanto.

Jaksa menghentikan pemutaran rekaman video, dan bertanya kepada saksi Riska, apakah mengetahui bahwa terdakwa Fredrich pergi ke luar rumah untuk mengambil surat kuasa.

Riska membenarkan, bahwa ia baru mengetahui bahwa terdakwa Fredrich itu keluar dari rumah Setya Novanto untuk mengambil surat kuasa sebagaimana tertera dari bukti rekaman video. “Namun terdakwa masih tidak bisa menunjukkan surat itu,” ujarnya.

Majelis penasaran dengan isi rekaman video selanjutnya. Hakim Syarifudin Zuhri pun memerintahkan jaksa penuntut umum KPK untuk melanjutkan pemutaran video tersebut hingga selesai.

Jaksa penuntut umum KPK melanjutkan memutar rekaman video. Terlihat bahwa Fredrich membuka tas kecil yang diambil dari mobilnya, namun tetap tak bisa menunjukkan surat kuasa dari Setya Novanto. Terdakwa Fredrich pun terdiam.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami