LiputanNasional

Rekap E-Pemilu DKI Jakarta Perlu Diatur Secara Eksplisit

BTN iklan

Jakarta/Lei — Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan aturan mengenai rekapitulasi secara elektronik (rekap-e) di tingkat kabupaten dan kota yang akan diimplementasikan pada Pemilu 2019 perlu diatur secara eksplisit dalam undang-undang pemilu.

“Aturan rekap-e sebaiknya diatur secara eksplisit dan tegas dalam UU Pemilu guna menghindari multitafsir oleh penyelenggara maupun peserta pemilu,” kata Margarito pada diskusi “Menuju Pemilu 2019” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

Menurut Margarito, pengaturan rekap-e secara eksplisit dalam UU Pemilu dapat menutup kemungkinan dimanfaatkan sebagai celah untuk melakukan praktik kecurangan, misal untuk praktik jual beli suara.

Aturan mengenai rekap-e ini, kata dia, jangan sampai menjadi ruang kosong yang dapat diterjemahkan bebas oleh penyelenggara pemilu sehingga terjadi praktik-praktik yang hanya menguntungkan pihak tertentu.

“Ini dapat menjadi titik kericuhan dan berpotensi membahayakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus RUU Pemilu Lukman Edy mengatakan, Pansus RUU Pemilu dan Kementerian Dalam Negeri sepakat akan memperpendek alur penghitungan suara pada Pemilu 2019.

Pada pemilu sebelumnya, penghitungan suara dilakukan secara manual dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS) ke tingkat kelurahan/desa lalu ke tingkat kecamatan dan kemudian ke tingkat kabupaten/kota.

“Pada Pemilu 2019 akan dipotong dari tingkat TPS langsung dikirim ke tingkat kabupaten/kota. Caranya formulir rekapitulasi penghitungan suara di tingkat TPS atau form C1, difoto dan langsung dikirim ke KPU tingkat kabupaten/kota,” katanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menjelaskan, di tingkat kabupaten/kota rekap penghitungan suara tersebut direkap secara elektronik sehingga dapat berjalan lebih cepat.

Namun, Lukman mengkhawatirkan rekap dengan cara ini tetap berpotensi terjadi kecurangan apabila tidak dikawal secara cermat.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + 10 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami