Internasional

Remaja Israel Ditangkap Setelah Kencingi Monumen Peringatan Kamp Konsentrasi Nazi

BTN iklan

OSWIECIM (LEI) – Seorang remaja Israel dilaporkan telah ditangkap di Museum Auschwitz-Birkenau karena mengencingi monumen peringatan untuk para korban di bekas kamp konsentrasi Nazi itu. Remaja berusia 19 tahun itu ditahan pada Rabu, 21 Maret.

Diwartakan RT, Jumat (23/3/2018), pada Rabu, sekira pukul 1 siang waktu setempat, siswa yang merupakan bagian dari tur studi, dipergoki oleh pemandu wisata di Auschwitz-Birkenau sedang kencing di tangga monumen. Dia kemudian ditangkap dan diinterogasi oleh polisi sebelum membayar denda sebesar 1.100 euro (sekira Rp18 juta) sebagai hukuman atas tindakan tersebut.

Auschwitz adalah kamp konsentrasi terbesar yang dibangun oleh Partai Nazi Jerman sebagai bagian dari upaya mereka untuk memusnahkan tahanan setelah pecahnya Perang Dunia II. Jaringan kamp adalah roda penggerak utama dalam rencana Holocaust Hitler untuk membunuhi orang Yahudi.

Diperkirakan lebih dari 1,1 juta pria, wanita dan anak-anak dimasukkan ke kamar gas dan dibunuh di kamp itu. Menurut hukum Polandia, siapa pun yang “menghina sebuah monumen atau tempat umum yang didekorasi untuk memperingati peristiwa historis … akan dikenakan denda atau penjara.”

Menurut media setempat, remaja itu dibebaskan setelah diperiksa oleh penyelidik. Situs yang terletak di Oswiecim, Polandia itu sebelumnya telah menjadi tempat berlangsungnya nakan perilaku aneh dan tidak sopan. Pada Maret 2017 sekelompok orang yang menyebut diri mereka sabagai seniman menyembelih seekor domba di kamp tersebut.

Pelanggaran itu dilakukan di pintu masuk kamp konsentrasi Nazi yang terkenal. Saat itu belasan anak muda berusia 20-an tahun menanggalkan pakaian dan merantai diri mereka ke gerbang.

Mereka kemudian membunuh domba-domba itu dengan menusuknya lebih dari belasan kali di jantung. Insiden itu berakibat pada denda dan hukuman penjara bagi mereka yang diketahui ikut ambil bagian dalam aksi tersebut. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami