Internasional

Rencana Infrastruktur Senilai $1 T Merupakan Hadiah Bagi Orang Kaya

BTN iklan

JAKARTA, (LEI)  – Dalam rapatnya Trump dengan Dinas Transportasi Amerika, dia mengatakan bahwa seluruh infrastruktur Amerika yang sudah menua akan dijadikan bahan olok-olok dan tertawaan. Trump berjanji akan menjadikan Amerika “menjadi negara yang membuat iri seluruh dunia”.

Rencana ini adalah termasuk dari salah satu fokus Trump: Kebesaran Amerika dapat terlihat dari seberapa besarnya kecemburuan seluruh dunia pada negeri ini ketimbang mengolok-oloknya.

Trump mengatakan hal yang sama berulang kali pada minggu lalu ketika dia mengumumkan akan menarik Amerika dari Perjanjan Perubahan Iklim Paris. “Apa pentingnya hingga Amerika harus direndahkan derajatnya hingga seperti ini? Mengapa mereka menertawakan negeri kami? Kami tidak mau lagi negara lain menertawakan kami, mereka tidak akan bisa lagi tertawa, tidak akan bisa.”

Kini Amerika sangat membutuhkan investasi besar di sektor infrastruktur. Negara menderita karena berlebihan polusi dan kotoran, jembatan usang, rel kereta yang berkarat, jalanan yang tidak layak dilintasi, dan transportasi publik yang sama buruknya dengan Negara Dunia Ketiga (sebutan untuk negara yang kurang berkembang, dunia selatan dan negara berkembang, termasuk Indonesia).

Perhimpunan Teknik Sipil Amerika memberi nilai infrastruktur negara D+, untuk menaikkan nilai ini pemerintah harus berani investasi $3.6 Trilliun untuk memperbaiki semua.

Masalahnya adalah bukan pada ditertawakannya Amerika, namun lihat kenyataan bahwa para penduduk Amerika menghabiskan waktunya di jalanan yang macet, penerbangan yang tertunda, kereta yang bergerak lamban. Dan para penduduk mengorbankan milyaran dollar karena berkurangnya produktifitas, kesehatan masyarakat yang bermasalah, dan emisi karbon yang meningkat.

Namun Trump mengatakan bahwa jika hanya sekedar usul, itu tidak akan menolong. Kecuali pemberian pajak yang berlebihan dan tidak penting kepada yang kaya.

Rencana infrastruktur $1 Triliun Donald Trump dipaparkan minggu lalu, bukan berarti jumlahnya benar-benar investasi $1 Triliun. Terdiri dari hasil pemasukan $200 Juta dalam kurun waktu 10 tahun, dikombinasikan dengan $800 juta hasil dari pajak untuk menggaet pihak pengembang menjalankan rencana ini.

Buruknya, ini didasari kecacatan yang amat sangat. Semua bermuara pada subsidi raksasa bagi para pengembang dan investor, mereka akan menerima potongan pajak yang besar sebagai gantinya dari menjalankan pekerjaan infrastruktur.

Bisa diartikan bahwa hal ini akan semakin membebani penduduk Amerika karena harus membayar pajak yang lebih tinggi lagi atau pengurangan fasilitas dalam rangka membiayai pihak pengembang dan investor.

Sebagai contoh, untuk tiap dollar yang diberikan kepada developer (tentunya mereka kaya, memiliki harta milyaran dollar), mereka hanya akan membayar 18 sen -setelah menerima potongan pajak- dan penduduk yang lain harus membayar sisanya, yaitu 82 sen untuk memenuhi angka 1 dollar tersebut.

Tidak ada yang akan terkejut dengan rencana seperti itu. Semua tahu bahwa Trump adalah yang terbaik dalam hal ini. Toh, dia juga adalah seorang developer yang memiliki harta miliaran dollar, yang sering mendapat potongan pajak dan subsidi.

Lain halnya dengan penduduk sipil, mereka harus membayar 2 kali lipat. Sang developer tadi pastinya punya hak kepemilikan dari jalan dan jembatan atau infrastruktur yang sudah mereka biayai. Mereka akan mengenai biaya bagi para penggunanya.

Bayangkan jika Amerika berubah sesuai dengan keinginan Trump, ditengah fasilitas umum akan terdapat fasilitas pribadi dari developer tersebut.

Ongkos jalan tol pastinya tidak akan murah. Mereka akan menaikkan biayanya dalam rangka menambah pundi-pundi keuntungan pihak developer dan investor.

Yang paling buruk adalah kita akan mendapatkan infrastruktur yang melenceng, para investor dan developer pasti lebih tertarik dengan proyek infrastruktur jalan tol -yang sangat menguntungkan mereka- mega proyek raksasa akan hadir seperti jalanan atau jembatan baru yang besar dan megah.

Mereka tidak akank tertarik dengan perbaikan ribuan jembatan kecil, bandara, gorong-gorong, dan fasilitas pemulihan air yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh penduduk.

Juga pihak developer dan investor tidak akan tertarik dengan kota yang kecil dan terlihat tidak menguntungkan bagi kantong pribadi. Mereka tidak akan tertarik menginvestasikan dananya untuk menambah perawatan fasilitas yang sudah ada. Padahal dengan perawatan fasilitas, mereka tidak akan membuang uang lebih besar daripada membangun infrastruktur baru.

Tapi yang mereka inginkan adalah membangun infrastruktur yang benar-benar baru. Mereka merasa tidak akan bisa meraih keuntungan besar dari perawatan fasilitas yang sudah ada.

Atau mereka akan menginvestasikan dananya pada sesuatu yang masih samar-samar, seperti inovasi energi baru -yang mana hal ini dapat diraih sesuai target selama masih berada di bawah Perjanjian Perubahan Iklim Paris.

Para penduduk Amerika tidak harus membayar 2 kali lipat lebih besar hanya karena infrastruktur yang salah.

Untuk benar-benar membuat “America Great Again”, diperlukan infrastruktur yang sesuai dengan tempatnya -infrastruktur yang beriphak pada rakyat, tidak untuk developer dan investor raksasa.

Maaf, Donald. Satu-satunya cara agar terwujud adalah jika para pemilik perusahaan besar membayar pajak yang adil sesuai kapasitasnya.


Penulis opini: Robert Reich (theguardian.com)

Translasi oleh Yosia Ardianto (LEI-02)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami